Terus Kawal Kasus Korupsi, TMG Batu Bara Apresiasi Kapoldasu dan Kejatisu

Terus Kawal Kasus Korupsi, TMG Batu Bara Apresiasi Kapoldasu dan Kejatisu

Medan-Beritasatunews.id | Terus kawal kasus korupsi, Pengurus Besar (PB) Tunas Muda Gemkara (TMG) Batu Bara berikan pujian dan mengpresiasi Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), terkait unjuk rasa penyampaian aspirasi terkait dugaan Korupsi, di Jalan Jenderal Besar AH Nasution No.1 C, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum PB Tunas Muda Gemkara, Ismail setibanya dirinya mendarat di Batu Bara dari Kota Medan, langsung memberikan apresiasi kepada Kapoldasu dan Kejatisu yang terus kawal kasus korupsi di Kabupaten Batu Bara.

Ini terkhusus kepada Kejatisu J Sinaga beserta jajaran Poldasu di Jalan Sisingamangaraja Km. 10,5 No. 60, Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Menurut Ketum PB TM Gemkara setelah aksi unjuk rasa, TM Gemkara didatangi utusan dari Kejatisu di lokasi aksi menawarkan untuk berbincang-bincang dan tidak membatasi TM Gemkara masuk untuk berdialog.

Namun Ketum TM Gemkara menjawab 5 orang bisa Bu? Silakan ungkap utusan dari Kejatisu, lebih dari 5 orang pun bisa, sembari memberikan senyum, dikarenakan pemuda Batu Bara ramah tamah

Di sinilah kami merasakan sambutan hangat dari Kejatisu, artinya kelelahan kami saat aksi unjuk rasa diterima oleh pihak Kejatisu dan Poldasu, cetus Ketum TM Gemkara Ismail.

Sisi permerhati korupsi Ismail, S.H mengatakan, Kawal Korupsi!! Karena Korupsi Bukanlah Rezekimu untuk dibawa pulang, ini dikatakannya kepada sang korup di Batu Bara.

“Terimakasih kepada bapak/ibu Kejatisu dapat mendengar aspirasi kami dari Batu Bara, dan kami masyarakat Batu Bara sangat mengapresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Kejatisu untuk berdialog di ruangan Ibu J. Sinaga,” ujar Ismail, S.H dengan bangga.

Sekjen Umum TM Gemkara Ismail, S.H yang akrab disapa Mail ini menegaskan, aksi unjuk rasa yang digelar hari ini penyebabnya dikarenakan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Sumut.

“Terimakasih bapak/ibu Kejatisu dan pak Kapoldasu sudah memberikan ruang kepada PB TM Gemkara berdialog secara transparansi, semoga ke depannya dapat lebih baik lagi untuk menerima penyampaian aspirasi masyarakat Sumut,” tutup Ismail, S.H. * B1N-Samri Sinaga/Sudarno