Batu Bara-Beritasatunews.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara gerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait berkurangnya pasokan air ke Daerah Irigasi (DI) Purwodadi, di Kecamatan Air Putih.
Laporan masyarakat ini diterima dan Pemkab Batu Bara gerak cepat dan langsung meirespons dengan diadakannya rapat di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara, Senin (29/7/2024).
Rapat tersebut dipimpin oleh Sekda Norma Deli Siregar dan dihadiri oleh Asisten I dan II, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian (Kabag), Camat Air Putih, serta perwakilan dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (DPSDA) Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga : Pj Bupati Heri Wahyudi Lepas 98 Mahasiswa/i PEMA & KKN STIT Batu Bara
Dalam rapat dibahas langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah kekeringan yang melanda irigasi di DI Purwodadi. Setelah diskusi di ruang rapat, rombongan melanjutkan kegiatan dengan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung lokasi irigasi yang dilaporkan bermasalah.
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi sistem pengairan yang belum mampu mengairi lahan pertanian di beberapa desa di Kecamatan Air Putih secara optimal. Kekeringan yang disebabkan oleh musim kemarau panjang ini telah berdampak pada produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
“Pemkab Batu Bara berkomitmen untuk merespon cepat setiap keluhan masyarakat. Kami akan terus memantau dan berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini agar irigasi dapat kembali berfungsi secara optimal,” ujar Sekda Norma Deli Siregar.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bersabar menunggu hasil dari langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah. Pemkab Batu Bara akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan warganya. * B1N-Samri Sinaga/Sudarno







