Sabang-Beritasatunews.id | Dua unit rumah Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dan Wakil Ka. BPKS yang dibangun beberapa tahun lalu diperkirakan menghabiskan anggaran negara miliaran rupiah.
Namun kini rumah dan bangunan Kepala BPKS dan wakilnya yang berlokasi tepat di belakang Kantor BPKS, Kecamatan Suka Karya, Kelurahan Kuta Bawah Barat Sabang, terlihat dalam kondisi menyedihkan dan terkesan akan jadi rumah “hantu”.
Dilihat dari jarak sekitar 25 meter, rumah tersebut tampak mangkrak dan tidak terurus. Lingkungan sekitar gelap dan diselimuti tumbuhan liar, besi pagar serta pintu pagar hilang, atap tempat parkir berkaratan, dan pintu dalam tercopot-copot, sehingga terkesan akan jadi rumah hantu.
Hal itu disampaikan Pemerhati Politik, Kifli, kelahiran Kota Sabang kepada Beritasatunews.id pada Jumat (14/2/2026) dengan nada penuh kecewaan.
“Yang menjadi pertanyaan adalah, ada atau tidaknya anggaran pemeliharaan dan perawatan gedung tersebut? Tahun berganti tahun, kinerja BPKS bahkan tidak mampu mengambil kebijakan kecil untuk melakukan perbaikan, apalagi menyusun anggaran rehabilitasi,” ujarnya.
Menurut Kifli, jika kondisi ini menjadi gambaran kemampuan BPKS selama 26 tahun mengelola Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang (Free Port), maka harapan untuk membangun masa depan Sabang yang lebih baik terasa jauh panggang dari api.
“Rumah ini adalah aset BPKS namun milik negara karena menggunakan dana APBN, bukan dana APBK Sabang. Oleh karena itu, perlu dijaga, dirawat secara serius dan bertanggung jawab, serta difungsikan sesuai tujuan pembangunannya, bukan dibiarkan telantar hingga saat ini,” tegasnya.
Sampai berita ini ditayang, wartawan belum berhasil melakukan konfirmasi kepada pihak BPKS terkait hal diatas. * B1N-TOP







