Aceh  

Kinerja Pj Kepala Desa Perangusan Masyarakat Minta di Audit

Aceh Singkil – Beritasatunews.id | Masyarakat Desa Perangusan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil minta Pejabat (Pj) Kepala Desa Perangusan di audit terkait dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikelola Akhir tahun 2021.

Semenjak berakhirnya kepemimpinan jabatan Datok Tinambunan, selaku Kepala Desa Perangusan yang dilanjutkan oleh Pj Salami, Alias Alamin PJ Kepala Desa Perangusan.

Aiyub Bancin selaku masyarakat Desa Perangusan kepada awak media Beritasatunews id, Sabtu (28/5/2022) mengatakan, adanya dugaan Penggelembunga Dana terutama ADD Tahap 1, untuk penanggulangan Bencana keadaan darurat Rp58.643600, mendesak Rp109.500.000 ditahap ke 2, penanggulangan bencana keadaan darurat mendesak Desa Rp197.100.000, apa- apa saja yang dipergunakan?, tutur Ayub Bancin.

Bukan itu saja, tahap 1 termasuk hari Kemerdekaan, hari Keagamaan tingkat desa Rp6.000.000 di tahun 2021 dan tahap 2 Rp54.000.000. Sedangkan keadaan situasi masih dalam masa covid 19 tidak diperbolehkan mengadakan keramaian atau kerumunan.

Sementara tidak ada kegiatan sama sekali di Desa Perangusan tersebut. Kalau memang anggaran tersebut ada, kami masyarakat mengharapkan dari pihak Kecamatan atau pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil turun mengaudit Pj Kepala Desa Perangusan tersebut.

Karena semenjak mantan Kepala Desa Datok Tinambunan lanjut ke pejabat sementara, Salami alias Alamin tidak pernah dimusyawarahkan anggaran tersebut, ungkap Aiyub Bancin.

Semua proses perencanaan dan anggaran masyarakat maupun publik berhak untuk mengetahui, Peraturan Kementerian Desa pembangunan Desa tertinggal dan Transmigrasi (Permendagri) No. 46 Tahun 2016 tentang laporan Kepala Desa Pasal 10 Ayat1,sampai dengan Pasal 4 dan Permandes PDTT No 19 tahun 2017,tentang penetapan prioritas pembangunan Dana Desa dalam Bab lll pasal 4 ayat 5,serta tidak mengacu ke UU dan aturan yang berlaku imbuhnya.

Terpisah, Salami alias Alimin sebagai Pj Kepala Desa Perangusan saat dikonfirmasi hari yang sama di kediamannya mempertanyakan mengenai dugaan tersebut, Salami alias Alimin menjelaskan saya tidak tahu masalah anggaran dan pagunya, saya cuma menandatanganinya, tutupnya. * B1N Wahyudi