Pemkab Pakpak Bharat Selenggarakan Pelatihan Pemandu Budaya

Pemkab Pakpak Bharat Selenggarakan Pelatihan Pemandu Budaya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Budaya bagi para pecinta dan pemerhati budaya di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (30/11/2022). | Foto: Ist

Pakpak Bharat – Beritasatunews.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Budaya bagi para pecinta dan pemerhati budaya di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (30/11/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Diklat BKPSDM, Cikaok ini dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pakpak Bharat, Petrus Saragih SE MM yang menjelaskan pentingnya pelatihan ini, guna menambah wawasan dan pemahaman para pemandu wisata budaya di Kabupaten Pakpak Bharat.

Jika para peserta memiliki pemahaman dan wawasan kepemanduan yang sesuai standar, nantinya akan bisa dimanfaatkan manakala para pengunjung mendatangi wilayah. Kita sudah harus memiliki pemandu wisata budaya yang profesional dan siap melayani para wisatawan, jelas Petrus saat membuka kegiatan Pelatihan Pemandu Budaya, mewakili Bupati.

Petrus Saragih juga mengatakan, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pakpak Bharat dalam bidang kepemanduan dan wisata budaya.

“Ini sangat penting, mengingat Kabupaten Pakpak Bharat menjadi salah satu daerah penyangga kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, sehingga para turis pasti akan melirik Kabupaten Pakpak Bharat yang sarat dengan wisata budayanya. Saya berharap kita semua bisa memanfaatkan momentum ini, gali ilmu sebanyak-banyaknya,” pesan Petrus Saragih.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pakpak Bharat, Bambang S Banurea mengatakan, pelatihan ini dilakukan atas dasar pentingnya memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepemanduan bagi para peserta.

“Jadi kita perlu memberikan pembekalan dasar bagi mereka yang nantinya akan banyak berinteraksi dengan para wisatawan yang akan mengunjungi tempat kita ini,” jelas dia.

Empat puluh orang peserta akan mengikuti pelatihan ini selama tiga hari ke depan. Panitia pelaksana sengaja mendatangkan para pemateri dari luar daerah, di antaranya Lentera Pertiwi dan HPI. * B1N-Mitro Manik