Medan  

Dialog Interaktif Halo Polisi RRI Medan: Patuh dan Tertib Berlalu Lintas, Cermin Moralitas Bangsa

Dialog Interaktif Halo Polisi RRI Medan: Patuh dan Tertib Berlalu Lintas, Cermin Moralitas Bangsa
Dialog Interaktif Halo Polisi yang rutin setiap Rabu digelar oleh RRI Medan, diisi oleh narasumber dari Sat Lantas Polrestabes Medan, Rabu (12/7/2023). | Foto: Ist

Medan-Beritasatunews.id | Dialog Interaktif Halo Polisi yang rutin setiap Rabu digelar oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, diisi oleh narasumber dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Rabu (12/7/2023) pukul 10.00 WIB s/d selesai.

Sebagai narasumber dalam Dialog Interaktif Halo Polisi adalah Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polrestabes Medan Kompol Kompol M Rikki Ramadhan SIK MH yang diwakili oleh Panit 2 Kamsel Ipda R Manurung dan Aiptu Yusria di frekuensi/channel 94,3 FM Pro 1 RRI Medan.

Kedua narasumber dari Sat lantas Polrestabes Medan didampingi dari bidang Humas Polda Aiptu Widodo selaku Baur Subbid Penmas, dan dipandu host RRI Dessy Utami.

Dessy Utami selalu Host RRI memulai bertanya Tujuan Operasi Patuh Toba 2023, berikut target dan tujuan dari Operasi tersebut, serta berapa lama pelaksanaan dan sistem Penindakannya.

Secara gamblang narsum Ipda R Manurung dan Aiptu Yusria menjabarkan tujuan dari Operasi Patuh bidang lalulintas secara nasional ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas terutama pengguna kendaraan.

Personel yang dilibatkan mencakup personel gabungan mulai dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang sebelumnya dilakukan gelar pasukan serentak di seluruh wilayah di Indonesia.

Untuk Medan dilaksanakan di lapangan bola Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) Senin, 10 Juli 2023 sekira pukul. 08.00 WIB.

Lanjut Ipda R Manurung, target dari operasi Patuh Toba 2023 di wilayah Sumatera Utara ini meliputi pengendara/pengemudi yang menggunakan handphone, pemotor dibawah umur, pemotor yang berboncengan tiga, tidak menggunakan helm, melanggar marka jalan, sambil berkendara minum-minuman beralkohol, melawan arus, memgendarai lebih dari batas kecepatan, dan tidak membayar pajak kenderaan, serta mengurai kemacetan di titik-titik yang dianggap menjadi tempat rawan macet, tegasnya.

“Untuk waktu Operasi Patuh ini berjalan selama 2 minggu yang dimulai dari 10 s/d 24 Juli 2023. Walaupun sifatnya Operasi, namun kita petugas di lapangan tetap menerapkan senyum, sapa salam, mengedepankan sikap preventif dan preemtif saat melakukan penegakan hukum terhadap pelanggan lalu lintas.

Dalam Operasi Patuh Toba 2023 ini, nantinya kita tidak akan melakukan razia stationer di jalan, namun apabila melihat ada pelanggaran lalu lintas secara kasat mata, bisa kita lakukan penegakan hukum dengan tilang,” jelasnya.

Di akhir dialog, kedua narasumber berpesan kepada masyarakat pendengar setia Pro 1 RRI Medan agar tidak hanya patuh pada saat adanya operasi Patuh Toba 2023, namun tetap mengedepankan displin saat berkendara di jalan.

“Patuh pada diri sendiri bisa mencerminkan Kepatuhan pada orang lain, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas,” tutup Narasumber. * B1N-Rizal/Ril