Banda Aceh-Beritasatunews.id | Ketua Gerakan Aktivis Muda (GAMA) Aceh, Rijal Fandika meminta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem untuk mengeluarkan instruksi pengibaran Bendera Bulan Bintang di seluruh wilayah provinsi.
Langkah ini dinilai penting sebagai wujud solidaritas serta upaya membangkitkan semangat masyarakat pascabencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Aceh
Di tengah musibah banjir yang melanda Aceh, masyarakat membutuhkan penguatan moral dan solidaritas.
Pengibararan Bendera Aceh adalah simbol dari darah dan jati diri serta semangat dalam persatuan rakyat Aceh, ujarnya kepada awak media.
Menurut Rizal, pengibaran Bendera Aceh tidak bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melainkan sejalan dengan kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam Undang Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).
Menurut Rijal, bencana banjir yang terjadi di berbagai kabupaten dan kota telah menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan warga.
Karena itu, dibutuhkan simbol kebersamaan yang mampu memperkuat rasa kesatuan dan kepedulian sosial ditengah masyarakat.
Ia menilai Banda Aceh memiliki nilai simbolis yang kuat sebagai pemersatu dan penguat mental masyarakat Aceh.
Kata Rijal Fandika, Ini bukan soal kepentingan politik, tetapi soal bentuk kepedulian, identitas, dan kebersamaan Aceh dalam menghadapi musibah, tegasnya.
Rijal Fandika meminta Pemerintah Aceh dalam hal ini Mualem, untuk segera berkoordinasi dengan setiap pemerintah kabupaten dan kota agar pengibaran Bendera Aceh dapat dilakukan secara serentak dan tertib, tanpa menimbulkan polemik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. * B1N/TOP







