Medan-Beritasatunews.id | Akibat lambatnya pendistribusian BBM ke SPBU di beberapa Kabupaten/Kota Sumatera Utara, aktivitas masyarakat jadi lumpuh, bahkan masyarakat mulai panik dengan kelangkaan BBM.
Pada pantauan awak media di Tanah Karo dan Dairi, sudah hampir sepekan kondisi lalu lintas macet karena masyarakat antri untuk mendapatkan BBM di SPBU.
Kalau Pemerintah dan Pertamina dan institusi terkait tidak segera mengambil sikap tegas dalam pendistribusian BBM. Maka imbasnya berbagai harga kebutuhan bahan pokok juga akan melambung. Karena ini akibat dari dampak lambatnya pendistribusian BBM.
Drs Ardiansyah Tanjung, Ketua Umum Panglima Kamtibmas Indonesia pada awak media, Jumat (05/12) mengatakan, kita hanya miris melihat masyarakat antrian sampai puluhan kilometer, sedangkan mobil-mobil antri bermalam hanya untuk memperoleh BBM sehingga kerap menimbulkan kemacetan lalu lintas.
“Pemerintah dan pihak Pertamina jangan membuat keresahan di masyarakat dengan berbagai alasan. Tapi secara jelas dan nyata tunjukan kinerja dalam memberikan kenyamanan dan pelayanan di masyarakat,” Drs Ardiansyah Tanjung.
Sedangkan kepada para legislatif yang katanya selalu mengutamakan masyarakat jangan buang badan, Tapi tunjukkan bukti berpihak kepada masyarakat yang saat ini masyarakat dalam keresahan dan keterpurukan.
Sedangkan kepada pihak penegak hukum, agar segera menindak tegas terhadap mafia-mafia BBM yang hanya memanfaakan kepanikan masyarakat., tegas Ardiansyah mengakhiri. * B1N-Deddy







