Labusel-Beritasatunews.id | Pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Nomor Urut 02, Gandhi-Naga (GaNa) menggelar silaturahmi dengan para seni budaya etnis Jawa, di Lapangan Pasir Desa Mampang, Kecamatan Kota Pinang, Jumat (15/11/2024).
“Silaturahmi dilakukan dengan nilai baik, nilai religius, nilai karakter dan nilai kemajuan, sehingga masyarakat harus mengenang sejarah bangsa Indonesia yang kita cintai ini, dengan berbagai suku dan etnis di Kabupaten Labusel ini,” kata Gandhi-Naga.
Paslon Bupati-Wakil Bupati Urut 02, Gandi-Naga bersilaturahmi dan bercengkerama dengan masyarakat di dua tempat yang berbeda, di Desa Mampang mendengarkan isi hati semua elemen, dan menghadiri wirit di Dusun Mampang.
Setelah itu di tempat yang sama, Gandhi-Naga juga mengikuti kesenian Kuda Kepang Budhi Lestari, ribuan masyarakat ikut senang dengan kehadiran Paslon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 02 Gandhi-Naga (GaNa).
Paslon 02 Gandi-Naga berkomitmen untuk merawat dan melestarikan seni budaya yang memiliki keragaman yang luar biasa, karena kendati sejarah tak boleh kita lupakan, budaya dan tradisi terbukti mampu mengikat daerah kita tetap dalam kebersamaan dan persatuan.
“Karena itu, perlu sinergitas dan kolaborasi antarsemua pelaku seni budaya, baik seni budaya Jawa, Batak, Nias, Karo, dan Melayu, perlu dikembangkan di Kabupaten Labusel yang merupakan hal mutlak untuk bekerja gotong-royong, dengan kebersamaan dan kekompakan.
Yang jelas, pasangan Calon Bupati Nomor Urut Urut 2, Gandhi-Naga berkomitmen untuk memajukan dan memakmurkan di Kabupaten Labusel agar lebih ceria lagi, sehingga semangat itulah yang harus menginspirasi semua elemen masyarakat, serta mampu meneruskan cita-cita para pendahulu dengan karya terbaiknya,” pungkas Naga Parlaungan Lubis.
Di sisi lain, Ketua Pendi mengucapkan terima kasih atas kehadiran pasangan Calon Bupati Nomor Urut 02 Gandhi-Naga, yang ikut hadir menyaksikan kesenian Kuda Kepang Budhi Lestari. Semoga GaNa bisa menjadi Bupati Labuhanbatu Selatan periode 2024-2029.
Ketua Pendi berharap, apabila terpilih menjadi pemimpin di Labusel, semoga pemerintahan Gandhi-Naga tetap berkomitmen untuk mempertahankan kesenian Jawa, Batak, Malayu, Mandailing, Karo, dan yang lainnya, serta bisa membuat tempat ruangan khusus setiap kesenian di Labusel, karena kita tak mau kesenian kita akan pudar ditelan waktu.
“Tanpa kesenian kita akan kehilangan ikon di Labusel, kita harus merangkul generasi muda untuk mengenal kesenian Jawa, Batak, Melayu, Karo, dan Mandailing,” tegasnya. * B1N-Hasan Has







