Tapteng-Beritasatunews.id | Sinergi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perkumpulan Sada Ahmo (Pesada) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) resmi mengukuhkan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Desa Sigiring-giring dan Desa Aloban Bair. Acara berlangsung Kamis (8/10/2026) di Hotel Pia Pandan.
Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis, hadir langsung melakukan pengukuhan. Ia menilai kehadiran forum ini sangat penting sebagai garda terdepan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.
“Melalui pendampingan ini, masyarakat kini mampu menyusun peta risiko bencana sendiri, mengenali potensi bahaya, dan menentukan lokasi evakuasi yang aman. Inilah yang kami harapkan,” ujarnya.
Direktur Pesada, Ramida Sinaga, menekankan program ini berperspektif inklusif dan gender — memastikan perempuan, Lansia, dan kelompok rentan tidak terpinggirkan dalam upaya penanggulangan bencana.
Ia juga meminta perhatian pemerintah daerah terhadap sejumlah kebutuhan mendesak: perbaikan tanggul, pembangunan pondok pengungsian yang ramah perempuan, serta perbaikan jalan akses di kedua desa.
Kepengurusan yang resmi dikukuhkan dari sinergi Pesada dan Pemkab Tapteng di antaranya:
🔹 Desa Sigiring-giring
- Forum PRB: Ketua Binsar Halomoan Mendrofa, Sekretaris Anton Gultom, Bendahara Agusw Maria Mendrofa
​ - Tim Relawan: Ketua Sumianto Gultom, Sekretaris Supri Abdullah Batubara, Bendahara Maadelifa Sipahutar
🔹 Desa Aloban Bair
- Forum PRB: Ketua Juprianto Hutabarat, Sekretaris Dipa Hutagalung, Bendahara Rani Hutagalung
​ - Tim Relawan: Ketua Ayu Trisno Hutagalung, Sekretaris Melani Hia, Bendahara Tirani Hutagalung. * B1N-Las







