Batu Bara-Beritasatunews. id | Upacara adat upah-upah dan tepung tawar bagi para calon haji (Calhaj) tahun 2024 Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, dilaksanakan di Aula Kantor Desa Tanah Merah, Senin (20/5/2024) atau bertepatan dengan 12 Zulkaidah 1445 H.
Upacara upah-upah dan tepung tawar ini diadakan sebagai bentuk penghormatan dan doa restu bagi calon jemaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Upacara upah-upah dan tepung tawar adalah tradisi khas masyarakat Melayu yang sarat akan nilai-nilai kultural dan religius.
Upah-upah merupakan simbol harapan dan doa agar perjalanan calon haji diberikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji.
Tepung tawar, di sisi lain, adalah prosesi pemberian berkat yang dilakukan dengan memercikkan air yang telah didoakan, yang diharapkan membawa keberkahan dan perlindungan dari segala marabahaya.
Acara dimulai pada pukul 14.00 wib di aula kantor desa tanah merah dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Tanah Merah kades M, kharilsyha
Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan rasa syukur dan bangga karena ada sejumlah warga desa yang diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Ia juga berpesan agar para calon haji dapat menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik agar bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi upah-upah dan tepung tawar yang dipimpin oleh tokoh adat setempat, H. Lukman yanis dan Ketua BKM Lukman Suma dan S. Sumaherana dan BPF Tengku Amrin dan Tomas H. Hasim Rusli.
Para calon haji duduk dengan khidmat sementara tokoh adat mengayunkan daun kelapa muda yang dicelupkan ke dalam air tepung tawar ke arah mereka sambil mengucapkan doa-doa keselamatan.
Masyarakat Desa Tanah Merah yang hadir dalam upacara tersebut turut memberikan doa dan harapan agar para calon haji dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Suasana penuh haru dan khidmat terasa sepanjang acara, memperlihatkan betapa kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong dalam budaya masyarakat Melayu.
Setelah prosesi upah-upah dan tepung tawar selesai, acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Doa di pimpin Jalaluddin dari MUI.
Para calon haji mendapatkan kesempatan untuk berpamitan dengan keluarga, kerabat, dan tetangga sebelum berangkat menuju Tanah Suci.
Calon jemaah haji dari Desa Tanah Merah sejumlah 9 orang dan di lantuni dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang di bawakkan oleh ibu-ibu PKK dari desa tanah merah.
Upacara upah-upah dan tepung tawar ini menjadi simbol kebersamaan dan dukungan dari masyarakat Desa Tanah Merah bagi para calon haji.
Tradisi ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial di antara warga desa tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kultural yang kaya.
Semoga para calon haji yang diberangkatkan tahun ini dapat menjalankan ibadah dengan baik dan pulang dengan selamat membawa berkah bagi keluarga dan desanya. * B1N-Sudarno







