Labusel-Beritasatunews.id | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengajak dan menggandeng organisasi wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk bersama-sama menangkal berita hoaks dan isu SARA selama Pilkada Serentak pada 27 November 2024 mendatang.
Kegiatan tersebut digelar di Cendana Room Grandsuma Hotel Bloksongo Desa di Sumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labusel, Senin (11/11/2024), dan dibuka oleh Komisioner Bawaslu, Saleh Jones Saragi Napitu, sekaligus menyampaikan kata sambutannya.
”Terimakasih kami ucapkan kepada rekan rekan media dan LSM yang hadir pada kegiatan ini dalam rangka bersinergi dalam pengawasan partisipatif pada pilkada 2024 mendatang, serta menyebarluaskan informasi positif dan mencegah berita hoaks untuk menjaga situasi kondusif di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat Pilkada Serentak 2024,” katanya.
Baca Juga : Polda Sumut Gelar Apel Pasukan Aquabike Toba 2024
Lebih lanjut di katakannya, pada kegiatan sosialisasi ini merupakan penguatan ruang dan peran media dan LSM dalam pengawasan partisipatif pada pilkada serentak 2024 di Kabupaten Labusel.
Menurtnya, langkah dan tupoksi jurnalis dalam perhelatan Pilkada 2024 harus tetap Netral Selain itu, kerja jurnalistik juga tetap berpedoman pada UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik jurnalistik.
“Jika kedua hal tersebut dapat dipedomani, maka eksistensi tumbuh kembangnya demokrasi di satu wilayah akan bisa berjalan dengan baik. Kita minta Jurnalis dan Lembaga Organisasi nya tetap berada pada jalurnya,” jelasnya.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Labusel, Ependi Pasaribu, serta Komisioner Bawaslu yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Saleh Jones Saragi Napitu, narasumber Truly Okto Hasudungan Purba, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Santo Thomas Medan, serta Nurhalim Tanjung dari Dewan Pers, para jurnalis serta organisasi pers di Labusel.
Dalam sambutannya, Truly menyampaikan, media sangat penting dan sangat berperan dalam pengawasan pilkada, sebab wartawan/jurnalis merupakan pilar bangsa untuk ikut menyukseskan pilkada damai.
Untuk kita, juga harus menjaga keseimbangan dan tidak melakukan tulisan yang bentuk SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) dan hoaks sebab berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Oleh karena itu, para jurnalis harus berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang produktif, Fakta serta membantu Bawaslu dalam memantau jalannya tahapan pilkada.
Bawaslu juga membutuhkan para wartawan/jurnalis yang dapat memberikan informasi awal mengenai dugaan pelanggaran sehingga Bawaslu dapat segera menindaklanjutinya, katanya.
Lebih lanjut dikatakan, berbagai individu yang mempunyai hak pilih, wartawan dikatakan Truly, berhak memiliki kecenderungan dalam memilih salah satu pasangan calon bupati maupun wakil bupati sesuai hati nurani.
Hal yang sama disampaikan narasumber Nurhalim Tanjung. Dia mengingatkan bahwa wartawan harus berimbang dalam menulis berita. Materi yang ditulis atau diberitakan tidak mengarah ke salah satu pasangan calon serta tidak memberitakan hal yang tidak benar kepada salah satu calon yang akan bertarung dalam Pilakada 2024.
*Kita harus bersama-sama menyukseskan dan memuluskan jalannya Pilkada tahun ini, karena baik buruk nya perjalanan Pilkada juga tergantung pada media,” terangnya.
Nurhalim sebagai narasumber terus mengajak semua awak media di Labusel yang tergabung, atas kerjasamanya selama dalam menjalin komunikasi serta kolaborasi bersama Bawaslu. Harapannya, dalam pilkada 27 November 2024 yang tinggal beberapa hari lagi, mudah-mudahan bersinergi dan berkolaborasi sesuai prosedur dan undang undang yang berlaku, Imbuhnya.
Beliau juga mengajak semua wartawan untuk berhati-hati dalam menulis berita,tidak asal menulis dan tidak menyudutkan satu pihak atau harus tetap seimbang,apalagi terlebih dalam menyudutkan paslon yang akan berkompetisi pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
Acara tersebut di tutup oleh Ketua Bawaslu Labusel, Efendi Pasaribu, M.AP dengan di akhiri dan di iringi lagu Padamu Negeri bersama-sama, Acara berjalan dengan Hikmat. * B1N-Hasan Has







