Pakpak Bharat – Beritasatunews.id | Wakil Bupati (Wabup) Pakpak Bharat, Dr H Mutsyuhito Solin MPd beserta rombongan, menghadiri Forum Grup Diskusi (FGD) dalam rangka peningkatan pengamanan destinasi wisata super prioritas Danau Toba, yang digelar Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, Jumat (13/05/2022), di Hotel Niagara Parapat.
Acara FGD ini juga dihadiri Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kakorpolairud Baharkam Polri, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Karorenmin Baharkam Polri, Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto, PJU Polda Sumut, serta para bupati daerah penyangga Danau Toba serta undangan lainnya.
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, menyatakan, Pemerintah sudah mencanangkan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia dengan menyatukan delapan kabupaten antara lain, Kabupaten Samosir, Humbang Hasundutan, Karo, Simalungun, Toba, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat dan Dairi.
“Kami sangat mengapresiasi Kapolda Sumut yang gencar dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya di daerah pariwisata super prioritas Danau Toba,” kata Komjen Arief Sulistyanto dalam sambutan.
Menurut beliau, program nasional tersebut dapat terwujud dengan koordinasi yang baik dengan seluruh steakholder yang ada di tingkat provinsi maupun kabupaten di sekitar Danau Toba.
“Dalam meningkatkan keamanan kawasan Danau Toba akan segera dibentuk Polres Pariwisata Danau Toba untuk memberikan layanan keamanan terhadap wisatawan yang berkunjung kekawasan wisata super prioritas Danau Toba,” jelas Komjen Arief Sulistyanto.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun sangat mendukung langkah Polri dalam memberikan pelayanan keamanan di daerah pariwisata super prioritas Danau Toba, maka diharapkan kunjungan wisatawan meningkat karena terjamin keamanannya saat berlibur.
Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, meminta dukungan dari delapan kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba dalam menyukseskan program nasional destinasi wisata super prioritas ini.
Dijadikannya Danau Toba sebagai wilayah destinasi wisata super prioritas akan meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung dan berpotensi meningkatnya kerawanan Kamtibmas dan memungkinkan dibentuknya satu wadah satuan kerja yang dapat mengintegrasikan wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba yang terletak di delapan wilayah hukum Polres di delapan kabupaten untuk mengantisipasi kerawanan Kamtibmas. * B1N-Mitro Manik







