Ragam  

Inovasi “Polisi Peduli”, Kado Istimewa HUT Ke-79 Bhayangkara 2025

Inovasi "Polisi Peduli", Kado Istimewa HUT Ke-79 Bhayangkara 2025

Medan-Beritasatunews.id | Di tengah berbagai dinamika sosial, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghadirkan Inovasi “Polisi Peduli” berupa kisah inspiratif yang menyentuh nilai-nilai kemanusiaan.

Aksi-aksi nyata di luar tugas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang berwujud kepeduliaan sosial, baik oleh personel Polri maupun kelembagaan, menjadi catatan penting dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara tahun 2025.

Inovasi peduli sosial Polri itu terekam kamera dan ikut meramaikan laman media digital. Aktivitas sosial di luar tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menegaskan nilai-nilai humanis Polri.

Baca Juga : Polda Sumut Perangi Narkoba: Posisi Geografis dan Peran Masyarakat

Ada nama Aipda Purnomo seorang anggota kepolisian di Kepolisian Resor (Polres) Lamongan yang rela menggunakan uangnya merawat ratusan orang dengan gangguan mental kejiwaan.

Melalui unggahan di kanal Youtube-nya, Aipda Purnomo dan keluarga membantu para Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk bisa kembali ke kehidupan normal.

Aipda Purnomo satu di antara begitu banyak personel Polri yang mendedikasikan waktu senggang di sela tugas, untuk membuat inovasi “Peduli Polisi” yang bergerak dalam bidang sosial dengan beragam bentuk.

Dalam ajang pemberian penghargaan Hoegeng Award, ada banyak kisah inspiratif dari para personel polisi yang mendedikasikan diri menjalankan tugas, dan mengabdi untuk masyarakat.

Iptu Made Ambo Arjana, salah satu di antara peraih penghargaan polisi berdedikasi, dikenal sebagai polisi yang peduli pendidikan.

Dia mendirikan rumah baca dan taman bermain karena ingin Polsek atau kantor polisi menjadi tempat yang nyaman bagi semua terutama anak-anak.

Aksi-aksi pedulinya sempat viral dan program polisi Pi Ajar dengan mengajar secara langsung ke sekolah-sekolah seperti Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD), mendapat sambutan hangat masyarakat.

Brigadir J A Siregar, personel Polsek Pangkalan Susu, Polres Langkat yang merupakan Bhabinkamtibmas Pioner Polda Sumut tahun 2019 juga sukses menuai pujian sebagai pembina budi daya Lebah Kelulut. Aktivitas di luar tugas kepolisian itu memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat tempatnya bertugas.

Jika diurut, akan ada banyak personel Polri yang mampu menarik perhatian dan simpati karena mendidikasikan diri untuk membantu masyarakat di luar tugas pokoknya.

Pendekatan sosial dan humanis para personel kepolisian ini menjadi modal penting memenangkan hati masyarakat.

Di era media sosial (Medso) saat ini, keberadaan para personel Polri yang mampu menjadi inspirasi karena komitmen dan pengabdian dalam menjalankan tugas, dan hadir sebagai problem solver di masyarakat perlu mendapatkan perhatian.

Para polisi baik ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya, karena telah menunjukkan dedikasi dan kepedulian nyata kepada masyarakat.

Program-program seperti Polisi Peduli, bantuan kemanusiaan, edukasi lalu lintas, serta kehadiran aktif di tengah masyarakat, akan semakin menegaskan bahwa Polri tak hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir dengan hati.

Para anggota Polri yang mampu memenangkan hati rakyat karena komitmen pada tugas dan pengabdian masyarakat, bisa jadi kado istimewa HUT Ke-79 Bhayangkara tahun 2025.

Kisah-kisah inspiratif mereka bisa menguatkan ikatan batin, sekaligus modal menguatkan kepercayaan masyarakat. * B1N-Rizal/R