Kadisdukcapil Labusel Turun Langsung Cek Kegiatan Perekaman KTP-el Disabilitas

Kadisdukcapil Labusel Turun Langsung Cek Kegiatan Perekaman KTP-el Disabilitas

Labusel-Beritasatunews.id | Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Lahamit Nasution turun langsung mengecek kegiatan perekaman bagi anak penyandang disabilitas, Kamis (28/8/2025).

Kadisdukcapil Labusel turun langsung ke Lingkungan Janji Matogu Kebun Kelapa, Kelurahan Langga Payung, Kecamatan Sei Kanan, Kabupaten Labusel, Sumatera Utara.

Disdukcapil sudah sering melakukan perekaman KTP-el di setiap daerah yang ada di Kabupaten Labusel bagi masyarakat yang membutuhkan.

Apalagi terlebih khususnya kepada warga disabilitas yang ingin membuat KTP-el. Petugas Disdukcapil yang melakukan perekaman juga sudah dibekali dengan standar pelayanan alat perekam kepada warga dan masyarakrat, dan para penyandang dsabilitas dalam program “jemput bola”.

“Saya lagi duduk di warung, kemudian ada warga yang menyampaikan keluhan terkait penyandang disabilitas yang ingin berobat ke rumah sakit, namun tidak melengkapi persyaratan berobat ke rumah sakit terutama persyaratan KTP, akan tetapi Kartu Keluarga (KK) sudah ada,” ujarnya.

“Saya sebagai Kadis Dukcapil Labusel sangat bertanggung jawab atas penerbitan KTP-el bagi yang membutuhkannya, terutama bagi penyandang Disabilitas.

Kami akan turun langsung ke rumahnya, salah satunya disabilitas yang tinggal Lingkungan Janji Matogu, Kelurahan Langga Payung, Nurhayani Nasution dan Doriawan.

Keduanya ini adalah adik dan kakak kandung dan sudah menjadi anak yatim. Terima Sepuluh tahun yang lalu ayah kedua disabilitas ini sudah meninggal dunia.

Kemudian kami langsung melakukan rekaman KTP-el, dalam perekaman Nurhayani berjalan dengan mulus tanpa kendala, tapi yang bernama Doriawan sebagai adiknya belum bisa di lakukan perekaman KTP- el, sebab Doriawan kelainan sakit jiwanya yang makin dewasa semakin parah.

Satu jam kami berusaha untuk membujuk agar mau di rekam, tapi pada hari ini belum juga berhasil, namun kami tidak putus asa untuk melakukan rekaman.

Selanjutnya terhadap Doriawan dan kepada siapa saja bagi Disabilitas yang mengalami hal seperti ini,” jelasnya lagi.

Lanjutnya, apalagi kedua disabilitas ini bagian dari keluarga saya sendiri, mereka yang di biayai keluarga terutama abang kandungnya Marahiccat sebagai tulang punggung kedua disabilitas ini dalam keluarga mereka.

Keduanya pernah sekolah dan bahkan sudah tamat dari Sekolah Dasar (SD) yang dekat dari rumah kedua disaabilitas ini,” jelasnya.

Harapannya, bagi siapa saja warga Labusel yang ingin melakukan rekaman KTP-el, kami langsung membantu. Mudah-mudahan dengan adanya KTP -el ini dapat membantu untuk berobat khususnya bagi penyandang disabilatas, jelas Kadisdikdukcapil. * B1N-Hasan Has