Rumah Dekat TPS Mencoblos ke Tempat Lain

Rumah Dekat TPS Mencoblos ke Tempat Lain

Solok-Beritasatunews.id | Rumah pemilih dekat dengan Tempat Pemilihan Suara (TPS), namun saat akan mencoblos malah jauh dari TPS tempat rumahnya tinggalnya.

Hal ini perlu jadi masukan bagi penyelenggara Pilkada serentak 27 November, khususnya di Kabupaten Solok dengan pusat pemerintahannya di Arosuka.

Artinya, rumah pemilih dekat TPS, namun saat akan mencoblos malah dioper ke TPS yang lebih jauh dari domisili tempat tinggalnya.

Peristiwa ini terjadi di radius pusat Pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka. Hendaknya ini menjadi cerminan dan evaluasi, karena sudah pusat pemerintahan, tahunya hal yang kecil menjadi cela.

Seyogianya, dimana TPS yang berdekatan rumah justru disitu pemilih mencoblos, bukan dioper ke TPS yang jauh dari domisilinya.

Ini bikin merepotkan, apalagi jika di keluarga ada empat orang dengan TPS berbeda-beda, niscaya sudah bagaikan nano-nano yang berwarna-warni.

Setidaknya ini seperti kejadian sebut saja namanya En, tinggal di Dusun V Kayu Aro dengan TPS terdekat No 05 Nagari Batang Barus. Akan tetapi saat pencoblosan mendapat surat panggilan ke TPS 01 di pekarangan SMK 2 Gunungtalang.

Lain pula cerita Don, tinggal di Vila Garden Arosuka ada tempat pemungutan suara terdekatnya TPS No 02, nyatanya ia terpanggil mencoblos ke TPS dusun sebelah.

Lain pula info Raden, seorang anak muda di Kayu Aro, pak tua Pak Haji Munih pemilik rumah Makan Kayu Aro, dirinya yang sudah tua dan sakit-sakitan berdekatan dengan TPS No 02 dekat Mushala Al-Fathan yang berjarak sekitar 300 meter (M), ternyata terdaftar dan mencoblos kei TPS No 01 di SMK 2 berjarak 1 Kilo Meter (KM).

Meski pencoblosan Pilkada serentak telah selesai, namun perlu jadi evaluasi bagi penyelenggara Pemilu ke depan. Sebab, animo datang ke TPS bersifat partisipasi kesadaran masyarakat, tahu-tahunya dicederai dengan penempatan yang jauh dari lokasi TPS sebelah rumahnya.

Sementara dalam sosialisasi berkoar-koar ayo ke TPS untuk menyalurkan suara hak pilih, namun diperjauh dari TPS yang semestinya tempat ia menusuk, membuat enggan datang dan lebih memilih golput.

“Contoh mereka tinggal di Lowong dekat Samsat Arosuka, TPS terdekat di SMKN 2 Guntal, tahunya tercatat mencoblos di Kayu Aro Ateh TPS dekat Aia Badak, sehingga enggan mereka datang untuk menyalurkan suaranya,” jelasnya. * B1N-Ys