Sibolga-Beritasatunews.id | Warga Tapanuli Tengah (Tapteng) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Sibolga terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja.
Kejadian ini terjadi, Rabu (12/7/2023) sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Midin Atas, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.
Identitas tersangka dalam kasus ini adalah HL (40) warga Tapteng. Tersangka merupakan seorang nelayan dan beralamat di Jalan Dangol Lumban Tobing, Kelurahan Sitio-tio, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.
Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Sibolga AKP Sugiono, SH, MH menjelaskan kronologis penangkapan tersangka dan pengungkapan kasus ini.
Pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB, pelapor menerima informasi dari masyarakat tentang adanya seorang pria yang memiliki narkotika jenis ganja di sebuah warung internet (Warnet) di Jalan Midin Atas, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan.
Mendapat informasi tersebut, pelapor dan rekannya segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk menindaklanjuti.
Setelah tiba di TKP, tim satuan narkoba (Satnarkoba) melakukan penangkapan terhadap HL (40) yang ditemukan sedang duduk di dalam Warnet tersebut.
Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, ditemukan 1 kotak rokok tujuh daun yang berisi 5 paket kecil narkotika jenis ganja dengan total berat 8,15 gram. Barang bukti tersebut ditemukan di saku celana belakang sebelah kiri tersangka.
Tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya, yang diperoleh dari seorang pria berinisial H alias J. Kemudian, tersangka beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Satnarkoba Polres Sibolga guna proses penyidikan lebih lanjut.
Tersangka akan dijerat dengan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja sesuai dengan Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 111 ayat (1) dari UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Jika terbukti bersalah, ia dapat dihukum dengan pidana penjara maksimal 12 tahun dan denda minimal satu miliar rupiah.
Satnarkoba Polres Sibolga berharap, dengan pengungkapan kasus ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah penyebaran narkotika di wilayah Kota Sibolga.
Kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kegiatan atau informasi yang mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika, guna menjaga keamanan dan ketertiban bersama. * B1N-Rizal/Ril







