Medan – Beritasatunews.id | H Ruslan SH, Pendiri juga Ketua PB Pendawa (Persatuan Pemuda Jawa) tegaskan kepengurusan Pendawa di mana pun harus memiliki tertib organisasi dan struktural.
Warga Pendawa harus selalu membangun rasa keperdulian terhadap sesama, karena Pendawa merupakan lintas etnis suku, agama, budaya yang selalu memiliki kemandirian.
Hal ini disampaikan H Ruslan SH dalam sambutannya saat gelar Muscam Ke-XII DPAC Pendawa Medan Denai, Minggu (26/06/2022) di Jalan Pasar Merah.
Kepada Mas Kamal Arifin, selaku ketua terpilih pada hasil Muscam ini. Kiranya dapat memperluas kepengurusan Pendawa dan menjadi pengayom bagi anggota.
“Bangunlah berbagai peluang usaha dengan rasa kompak, solid dalam rasa senasib dan sepenanggungan secara kebersamaan. Dengan komitmen rawe-rawe rantas malang-malang Putung dan Nek Wani Ojo whedi-whedi, Nek Whedi Ojo wani-wani,” tegasnya.
Sedangkan Mas Karman Anom Soewarno ketua DPC Pendawa kota Medan dalam pembukaan Muscam mengatakan, Muscam yang dilaksanakan disetiap Pendawa di kecamatan yang tersebar di kota Medan. Merupakan kewajiban dalam berorganisasi yang telah diatur pada AD/ART guna meningkatkan perbaikan dan kesolidan dalam berorganisasi. Kita berharap Pendawa yang ada di kota Medan dapat tertata kepengurusan dan lebih berkembang kedepannya.
Muscam ke XII Pendawa Kecamatan Medan Denai di kordinator oleh Doni Ardiansyah selaku sekretaris Pendawa DPC Kota Medan, Sai’in pengurus Pendawa Kota Medan, dan pengurus Pendawa Medan Denai dengan Kamal Arifin sebagai calon tunggal ketua Pendawa Medan Denai.
Gelar Muscam tersebut turut penyerahan tali asih kepada anak yatim piatu yang dihadiri jajaran pengurus DPC dan DPAC Pendawa Kota Medan, Tumpal Napitulu SH MH, Dedi Ashari Nst St, Riswanto, Edy Rianto SE Sekjen PB Sumut, Srikandi Pendawa Sumut dan tokoh masyarakat serta berbagai elemen masyarakat Medan Denai. * B1N-Dedi







