Samosir-Beritasatunews.id | Petugas dari Pos Pelayanan Simpang Gotting Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir sigap rapikan pohon yang mengganggu lalu lintas di Jalan Tele.
Jalan Pangururan-Tele, Kecamatan Harian Boho Kabupaten Samosir sempat mengalami gangguan lalu lintas pada Minggu malam, 30 Maret 2025, pukul 18.00 WIB. Beberapa pohon yang tumbuh di perbukitan badan Jalan Tele tersebut menyebabkan hambatan dan potensi bahaya bagi pengguna jalan.
Petugas dari Pos Pelayanan Simpang Gotting Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir langsung sigap merespons kejadian ini. Mereka bekerja keras daan sigap membersihkan pohon tumbang dan mengatur arus lalu lintas agar tetap terkendali. Kecepatan dan efisiensi penanganan mereka patut diapresiasi.
Baca Juga : Anggota Polres Samosir AKP Tito Juardi Naik Pangkat Jadi Kompol
Dengan menggunakan alat pemotong, di bawah rintik hujan, Personel Pos Pelayanan Simpang Gonting Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir memotong dahan pohon yang memajang ke jalan yang menghalangi pandangan pengemudi, dan hal tersebut dapat memicu kecelakaan akibat pengemudi yang mengelakkan dahan pohon tersebut yang dapat memicu tabrakan ataupun jatuh ke jurang Jalan Tele.
Berkat kerja keras petugas, situasi lalu lintas di Jalan Pangururan-Tele kini telah kembali normal dan lancar. Pengguna jalan dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di jalan raya, terutama saat musim hujan atau cuaca ekstrem.
“Kami dari Polres Samosir meminta kepada para pengemudi agar tetap berhati-hati saat melintas di Jalan Tele, khususnya saat ini Senin, 31 Maret 2025.
Jalan tele sudah mulai ramai lalu lintas kendaraan, saat ini sedang terjadi musim penghujan yang dapat memicu terjadinya longsor dan jalan licin, serta di Jalan Tele menuju Pulau Samosir masih kurangnya penerangan lampu jalan.” pungkas BrigPol Gunawan Situmorang menyampaikan. * B1N-Sonny Simbolon







