Karo  

Pekan Kebudayaan Daerah 2025 Jadi Momentum Perkuat Indentitas dan Tumbuhkan Kesadaran Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Pekan Kebudayaan Daerah 2025 Jadi Momentum Perkuat Indentitas dan Tumbuhkan Kesadaran Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Berastagi-Beritasatunews.id | Pekan Kebudayaan Daerah 2025 berlangsung 2 (dua) hari, Jumat dan Sabtu (23-24/5/2025) di Open Stage Taman Mejuah Juah Berastagi, dibuka secara resmi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., dan juga pelantikan Forum Pelestarian Budaya di Karo.

Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., menyampaikan kata sambutan, bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat indentitas budaya, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pelestarian budaya lokal.

Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Karo bukan hanya dihuni oleh etnis Karo semata, melainkan juga berbagai suku lain seperti Toba, Mandailing, Simalungun, Pakpak, Aceh, Minang, Sunda, Jawa, dan Nias. Keberagaman tersebut menjadikan Karo sebagai daerah kaya akan nilai budaya.

“Pekan Kebudayaan Daerah tahun 2025 ini bukan hanya tentang merayakan keberagaman, tetapi juga sebagai ruang refleksi akan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kekayaan budaya yang kita miliki agar tidak tergerus oleh arus modernisasi,” ujar Wakil Bupati Karo.

Sebagai tanda dibukanya acara, Wakil Bupati memukul gong sebanyak lima kali dan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh tamu undangan dan unsur Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Keuangan, dan SDA Dra. Manna Wasalwa Lubis, M.AP, Staf Ahli Bupati Deliserdang, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Medan, Kepala Kantor Kemenkumham Wilayah Sumut, perwakilan Kapolres Tanah Karo, Dandim 0205/TK, Kejari Karo, Yonif 125/Simbisa, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karo, serta seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Karo.

Kegiatan perdana ini diselenggarakan sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan jati diri daerah melalui pertunjukan seni, pameran kerajinan, serta kuliner khas dari berbagai etnis yang ada di Kabupaten Karo. Meskipun ini pertama kalinya kita gelar, semangat dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa.

Pekan Kebudayaan Daerah tahun 2025 resmi ditutup Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Sabtu (24/5/2025) melalui Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Kadisbudporapar), Munarta Ginting SP.

Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut memeriahkan kegiatan Pekan Budaya Daerah Kabupaten Karo Tahun 2025 dari berbagai lintas etnis, masyarakat, dan panitia yang telah mendukung acara dengan penuh semangat.

“Meskipun ini pertama kalinya kita gelar, semangat dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mari jadikan ini momentum untuk memperbaiki dan memperkuat pelestarian budaya kita ke depan,” ujar Kadis Budporapar Kabupaten Karo.

Bupati juga berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya Karo. Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama mewujudkan visi daerah.

Saat di wawancarai, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Kadisbudporapar) Munarta Ginting SP mengatakan, sebenarnya ini harapan dari Bupati kita juga dengan visi beliau Karo Beriman, Karo Berbudaya dan Karo Unggul, Karo Sejahtera sehingga kita juga menangkap apa harapan Bupati supaya Kabupaten Karo lebih lagi melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Kabupaten Karo.

Sehingga Karo selain tujuan wisata juga bisa dikenal dari tradisi dan budaya yang ada di Kabupaten Karo supaya ini menjadi momentum bagaimana generasi muda Kabupaten Karo bisa mencintai kebudayaan-kebudayaannya, bisa mengikuti zamanmu tapi cintai budayamu.

Beliau juga berharap bagaimana keberagaman etnis yang ada di Kabupaten Karo, Sehingga etnis-etnis dari luar hadir di Kabupaten Karo harapkan bisa merasakan mereka lebih dihargai, lebih dianggap ada dan dicintai oleh seluruh masyarakat se-Kabupaten Karo,

“Kita bangga Kabupaten Karo dengan berbagai etnis ternyata bisa harmoni di dalam keberagaman budaya, bisa kompak menjadi satu, karena tidak pernah ada perbedaan bahkan dari semua etnis juga ikut merasa bangga dan terharu karena mereka dianggap berdaya, mereka dianggap lebih dihargai di Kabupten Karo,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Kadisbudporapar) Karo, Munarta Ginting SP.

“Mari bersama kita wujudkan Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Modern, Karo Unggul dan Karo Sejahtera menuju Indonesia Emas,” ujarnya mengakhiri. * B1N-Jul