Gubsu Bobby Nasution Tinjau Tanggul Jebol di Sei Dalu-Dalu

Gubsu Bobby Nasution Tinjau Tanggul Jebol di Sei Dalu-Dalu
Gubsu Bobby Nasution Tinjau Tanggul Jebol di Sei Dalu-Dalu. (Foto: Ist)

Batu Bara-Beritasatunews.id | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution bersama rombongan tinjau langsung ke lokasi tanggul yang jebol di Sei Dalu-Dalu, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Minggu (15/6/2025).

Kunjungan Gubsu Bobby Nasution tinjau tanggul jebol ini disambut positif oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh lokal, yang selama ini menantikan kehadiran pemerintah dalam menangani permasalahan krusial tersebut.

Tanggul jebol di Sei Dalu-Dalu telah menyebabkan ribuan hektare sawah tidak bisa ditanami selama lebih dari dua tahun.

Krisis ini terjadi karena ketiadaan pasokan air dari irigasi yang selama ini menjadi sumber utama pengairan sawah.

Akibatnya, para petani mengalami gagal tanam secara berkepanjangan yang berimbas langsung pada perekonomian lokal.

Ketua Prabowo Mania 08 Batu Bara, Rafik menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubsu, namun juga menekankan pentingnya tindakan nyata dari pemerintah.

“Kita sangat apresiasi kehadiran Pak Gubsu dan jajaran, namun kita ingin ini bukan hanya kunjungan simbolik. Kita butuh langkah cepat, jangan tunggu APBD atau regulasi yang lama prosesnya. Gunakan dana cadangan atau dana bencana, karena ini jelas termasuk bencana bagi masyarakat,” tegas Rafik.

Dia juga mengusulkan solusi gotong royong sebagai upaya darurat sementara.

“Kalau memang anggaran terbatas, mari kita libatkan masyarakat, perusahaan sekitar melalui dana CSR, dan elemen lain. Gubernur, Bupati, dan aparat bisa mengomando kegiatan gotong royong menimbun tanggul dengan material sisa bangunan, atau bahan seadanya. Yang penting ada komando dan keseriusan dari pemerintah,” tambahnya.

Rafik menegaskan, masyarakat siap bergotong-royong dan bekerja sama dengan berbagai pihak, asalkan ada instruksi dan dukungan nyata dari pemerintah.

Dia juga menekankan, bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya sebagai simbol, tapi juga harus menjadi bentuk kepedulian dan aksi nyata.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terkait rencana konkret penanganan tanggul jebol tersebut.

Masyarakat berharap, hasil kunjungan ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata yang dapat mengakhiri krisis irigasi yang telah berlangsung bertahun-tahun. * B1N-Sudarno