Medan-Beritasatunews.id | Di tengah arus digitalisasi, sistem pembelajaran pendidikan Islam harus terus ditingkatkan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Mengingat, sejarah pendidikan Islam telah mengakar kuat sejak dahulu.
Hal itu disampaikan Anggota DPR-RI Komisi VIII dari Fraksi PKB, H. Ashari Tambunan, pada kegiatan Program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam bertajuk “Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI)” dengan tema “Bersama Membangun Pendidikan Tinggi Islam yang Unggul dan Berkelanjutan”.
Kegiatan tersebut digelar di Miyana Convention, Jalan H. Anif, Medan, Rabu (14/10/2026).
Ashari mengatakan, meskipun banyak materi pembelajaran umum yang disampaikan pendidik, pendidikan Islam harus tetap mendapat perhatian khusus.
“Meski banyak pembelajaran secara umum yang disampaikan oleh pendidik, kita berharap bisa membawa aspirasi untuk lebih menggiatkan dan meningkatkan pendidikan Islam ini secara lebih baik dan unggul, untuk generasi ke depan nantinya,” ujar Ashari.
Sementara itu, Dr. M. Rifai, M.Pd yang mewakili Universitas Islam Negeri (UIN) sangat mengapresiasi upaya peningkatan pendidikan agama Islam, terutama untuk generasi sejak dini hingga tingkat universitas.
Ia menegaskan akan terus mendorong agar mahasiswa ke depan dapat memahami dan memperkuat pendidikan Islam.
“Mahasiswa ke depan harus mampu memahami dan menguatkan pendidikan Islam, agar generasi kita tidak tergerus oleh perkembangan sistem modern dan perubahan budaya,” kata Rifai.
Kegiatan ini mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama dengan di hadiri oleh H Ahmad Jabidi Ritonga, Wakil Ketua DPW PKB Sumatera Utara dan pengurus lainnya, H Zulkarnaen SE, MSc, SAg akademisi serta peserta dari berbagai area * B1N-Dedi







