Medan-Beritasatunews.id | Setelah Wali Kota Medan Bobby Nasution mengubah rawa-rawa di samping Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 26 menjadi lapangan, anak-anak yang tadinya bermain bola di jalan, kini sudah bermain di lapangan.
Pembangunan lapangan ini berawal dari dialog antara warga dengan Bobby Nasution pada Pilkada Medan lalu, dimana waktu kampanye Bobby berjanji akan berkantor di Medan utara. Setelah Bobby terpilih, janji itu pun dipenuhinya berkantor di sana.
“Saat berkantor di Medan bagian Utara, Bobby Nasution langsung berdialog dengan masyarakat Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan. Dalam dialog yang berlangsung pada 7 Oktober 2022 itu warga menyampaikan berbagai aspirasi, Waktu itu, anak-anak juga dapat kesempatan menyampaikan keinginannya,” tutur Charles Rikardo Siahaan, warga Lingkungan 10, Kelurahan Belawan Sicanang.
Mickel merupakan salah seorang anak yang mendapat kesempatan mengungkapkan keinginannya. Dia memberanikan diri meminta lapangan bola kepada Bobby Nasution.
“Aku yang minta lapangan bola waktu Pak Wali Kota datang kemari. Waktu itu Pak Bobby Nasution meminta anak-anak menyampaikan permintaan. Akulah maju minta lapangan bola di samping SMPN 26, dijadikan bapak itulah,” ucap Mickel siswa SMPN 26 itu bangga.
Charles menambahkan, dulu anak-anak itu bermain di jalan, soalnya lapangan yang ada sekarang ini masih rawa-rawa, ucap Charles.
Jalan tempat anak-anak bermain ini, lanjutnya, banyak dilintasi oleh kendaraan bermotor. Akibatnya, bukan hanya pengendara yang terganggu, warga juga cemas sekaligus tidak nyaman. Risiko kecelakaan pun mengancam anak-anak. Memang, ada taman tidak jauh dari lokasi tersebut. Namun, di taman yang terletak di persimpangan Jalan Pusara itu menganga sebuah kolam yang membahayakan keselamatan anak-anak.
“Kami berterima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengubah rawa-rawa di samping SMP Negeri 26 ini menjadi lapangan. Anak-anak tidak lagi bermain di jalan, sudah ada lapangan,” ungkap warga Medan bagian Utara itu.
Selain lapangan di samping SMP Negeri 26 itu, Bobby Nasution juga membenahi taman yang ada di persimpangan Jalan Pusara. Kolam besar yang mengancam kesalamatan anak-anak telah pula ditimbun. Di taman itu juga telah dibangun lapangan futsal. Mickel dan kawan-kawannya juga sering bermain di lapangan futsal itu dan pernah ikut turnamen yang digelar.
Sri Wahyuni, warga yang tinggal tidak jauh dari lapangan futsal mengaku, masyarakat kini tenang mengizinkan anak bermain. Soalnya, sesuai dengan keinginan masyarakat, Bobby Nasution sudah membenahi lapangan itu. Apalagi, lanjutnya, di taman itu sudah terbangun pula lapangan futsal.
“Anak-anak bisa leluasa bermain di lapangan sekarang. Kita, orang tua, pun jadi tenang,” ungkap Sri Wahyuni. * B1N-Nana/ril







