Medan–Beritasatunews.id | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), Baskami Ginting berjanji akan menyampaikan tuntutan para mahasiswa tergabung di Kelompok Cipayung Plus kepada pemerintah pusat, Rabu (13/4/2022).
Hal itu dikatakannya langsung saat menemui ratusan mahasiswa yang sedang melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Sumut terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Kami seluruh anggota DPRD Sumut mendukung semua tuntutan mahasiswa. Kami akan menyampaikan aspirasi ini ke Pusat,” tegasnya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Kelompok Cipayung Plus meminta agar Ketua DPRD Sumut itu membuat perjanjian di atas kertas putih yang disaksikan ratusan pendemo.
“Kami minta bapak untuk membuat perjanjian kepada kami. Jadi ini bukan hanya sekedar janji-jani saja,” katanya.
Para mahasiswa itu juga mengancam, jika tuntutannya tidak terealisasi maka akan membawa masa yang lebih banyak di kemudian hari.
“Kami kasih waktu 3×24 jam. Jika tidak ditepati kami akan membawa masa yang lebih banyak lagi,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan Waspada Online, dihadapan ratusan pendemo Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, membaca surat perjanjian yang diberikan Cipayung Plus dan menandatangani perjanjian tersebut.
Diketahui dalam aksi kali ini, Kelompok Cipayung Plus menuntut 4 hal yaitu, kenaikan harga BBM, penolakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen, menolak kenaikan harga sembako, dan pengkajian ulang terkait pemindahan Ibu Kota Negara. * B1N-Rizal







