Solok-Beritasatunews.id | Nazar puasa yang dilakukan warga di Kabupaten Solok pascakemenangan Calon Bupati Solok, pasangan Jon Firman Pandu (JFP)-Haji Chandra, merupakan salah satu ekspresi sukacita warga meluapkan kebahagiaannya.
Dari informasi berkembang, selain menunaikan nazar puasa, sisi lain ada juga warga yang meluapkan sukacita dengan cara berdoa sembari ‘membantai’ (memotong) kambing, sapi, bahkan kerbau.
Spontanitas dari masyarakat ini merupakan dorongan arus bawah yang sangat menginginkan pemilih yang santun, sopan dan bersahaja dengan tidak membangga-banggakan harta, keluarga serta seabrek status social yang mentereng beraroma sombong kedigdayaan.
Baca Juga : Pesan Moral Warga Batang Barus Pusat Ibukota Arosuka Curhat Wabup JFP
JFP Chandra dengan tagline ‘Sejuk & Damai’, dari gelombang simptisan rakyat memilihnya, membuat telak di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Solok.
Bahkan ASN Pandeka Danau pengurus inti Perkumpulan Perantau Kabupaten Solok (PPKS) di Pekanbaru, sekaligus Ketua Umum Ikatan Keluarga Lembah/Hiliran Gumanti (IKLG) di Pekanbaru, dalam pekan ini juga akan pulang ke Alahan Panjang bersama sanak saudara yang bersuku Bendang di kampung, kebetulan sesuku dengan Cabup JFP, juga merayakan syukuran.
Hebatnya di Kabupaten Solok ini, justru pemimpin yang sudah terpilih ini, mereka rayakan dengan nazar puasa buka bersama, serta syukuran oleh rakyat dengan iuran bersama pula tanpa membebankan keuangan kepada Paslon yang menang tersebut.
Khusus Nazar puasa yang sudah ditunaikan janji tersebut, Rabu (4/12/2024) telah dilaksanakan masyarakat Nagari Paninggahan, asal Haji Chandra sang calon wakil bupati.
Warga Nagari Paninggahan yang di rantau ada paguyubannya dinamai Persatuan Keluarga Paninggahan (PKP). Mereka warga nagari dan orang rantau bahu membahu membuat helat ini. * B1N-Ys







