Satlantas Polres Tebingtinggi Jelaskan Cara Penanganan Tilang

Satlantas Polres Tebingtinggi Jelaskan Cara Penanganan Tilang

Tebingtinggi-Beritasatunews.id | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Tebingtinggi paparkan cara penanganan tilang di Polres Tebingtinggi,  Sabtu (22/6/2024).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tebingtinggi, AKP Agnis Juwita, S.I.K, MM, MSi menjelaskan dengan tegas penanganan pelanggaran tilang.

Lanjutnya, Satlantas Polres Tebingtinggi AKP Agnis Juwita, S.I.K.l, MM, MSi bahwa pelanggaran  di tilang kemudian diberikan No. BRIVA Tilang oleh petugas. Selanjutnya pelanggaran membayar sendiri Briva tilang ke loket pembayaran yang ada, jelasnya.

Beliau juga menghimbau masyarakat Kota Tebingtinggi bagaimana cara mudah membayar pelanggaran Briva Tilang di Alfamart, Indomaret atau ATM BRI.

Selanjutnya pelanggaran kembali ke petugas dan barang bukti yang di tilang di kembalikan ke petugas dan menyerahkan ke masyarakat yang di tilang, ujarnya.

Berdasarkan Undang- Undang, pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan ditilang dan mendapat sanksi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pihak kepolisian akan memberlakukan sanksi tilang terhadap para pelanggar. Proses pengambilan kendaraan akan melibatkan bukti hasil sidang dan pembayaran denda di pengadilan, serta pembayaran melalui di E-Tilang, dimana yang menentukan denda tilang di BRIVA itu bukan kita petugas, melainkan Aplikasi E-Tilang tersebut sesuai dengan berapa pasal yang dilanggar oleh si pelanggar tersebut.

Setelah melakukan pembayaran denda tilang, pemilik yang akan mengambil kendaraannya terlebih dahulu harus menyerahkan kelengkapan dokumen kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan juga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Sementara untuk motor yang terjaring knalpot brong, harus membawa serta knalpot yang sesuai keluaran pabrik.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi juga menjelaskan kalau masalah denda tilang tertera di E.Tilang di Briva itu bukan kita, melainkan petugas Aplikasi E-Tilang tersebut sesuai dengan beberapa pasal yang di langgar oleh si pelanggar, tutupnya. * B1N-Toro Hia