Solok-Beritasatunews.id | Tersiar di Medsos, bahwa spanduk yang hanya bergambar Wakil Bupati (Wabup) Chandra, S.Hi seorang diri terpampang di ruang publik dalam sebuah kegiatan kemasyarakatan, menjadi penilaian masyarakat luas.
Seperti di kegiatan lomba Ayam Kukuak Balenggek (AKB) di Alahanpanjang. Kemudian spanduk UPZ Baznas di depan Masjid Talang. Pada kedua spanduk ini bergambar Wabup Solok seorang diri.
Lazimnya, setiap acara kemasyarakatan tersebut adalah gambar berdua Bupati Jon Firman Pandu (JFP) dengan Wakil Bupati Solok Chandra. Tapi kini sudah sendiri saja. Justru inilah yang membuat publik bimbang.
Menyikapi kondisi demikian, wartawan ini mencoba mengklarifikasi kepada Sekda Medison. Ternyata, diperoleh informasi bahwa Sekda Medison menyusul Bupati Jon Pandu berkegiatan di Jakarta.
Melalui pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Syahrial yang dihubungi, Selasa (20/5/2025), dia menanggapi bahwa itu bukanlah kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan pihak ketiga.
“Kegiatan itu muncul dari bawah, bukanlah OPD yang menggelar,” ucap Asisten bidang Pemerintahan ini.
Memang diakuinya, pesan dari media sosial (Medsos) tersebut juga sudah sampai juga ke dirinya.
“Tapi kalau OPD dipastikan tidak mau berbuat seperti itu,” timpalnya.
Mencermati periode pemerintahan belakang, cukuplah yang sudah-sudah gambar bupati sebelumnya bersama istri tanpa melibatkan gambar Wabup.
Sementara sekarang, masih dalam kungkungan 100 hari masa kerja duet JFP Chandra hingga 25 Mei 2025 mendatang, spanduk kesendirian telah terpampang di ruang publik.
Harapan besar masyarakat selama duet pemerintah JFP Chandra, kedua pemimpin anak muda ini akur-akur saja menakhodai Kabupaten Solok akhir periodenya. Karena beban moral dengan tagline sejuk dan damai, kepada yang tidak mendukung bisa berbaik-baik, masa seperjuangan janganlah bertikai pula. * B1N-Ys







