Arosuka – Beritasatunews.id | Bupati Epyardi mengundang Ketua PN Koto Baru dan seluruh Ketua KAN untuk melakukan terobosan serta mensosialisasikan cara penyelesaian sengketa perdata secara adat.
Guna menjalin silaturahmi Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dengan para Tokoh Adat se-Kabupaten Solok, Bupati Solok, Capt H Epyardi Asda, Dt Sutan Majo Lelo M Mar melakukan pertemuan dengan para Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kabupaten Solok di Gedung Solok Nan Indah, Selasa (08/11/22).
Menurut Bupati Epyardi, ia sengaja membuat acara pada kali ini mengundang Ketua PN Koto Baru dan seluruh ketua KAN untuk melakukan terobosan serta mensosialisasikan cara penyelesaian sengketa perdata secara adat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok Armen, AP selaku panitia kegiatan menyampaikan dalam pertemuan ini ada sosialisasi dari Ketua Pengadilan Negeri Koto Baru dan nantinya juga akan ada arahan dari Bupati Solok serta Dialog bersama seluruh Ketua KAN.
Sesuai kata pepatah, ‘jago tali jan putuih, jago raso jan hilang’ (jaga tali jangan putus dan jaga rasa dan perasaan jangan sampai hilang), makanya dilakukan silaturrahmi komunikasi, sembari dialog bersama.
Turut menghadiri Ketua Pengadilan Negeri Koto Baru Bayu Agung Kurniawan SH, Askor Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Syahrial MM, Kepala DPMN Romi Hendrawan, para Camat, Wali Nagari, Ketua KAN, tokoh adat dan masyarakat se-Kabupaten Solok.
Sementara itu, Bupati Solok dalam sambutannya, mengucapkan rasa syukur karena bisa melakukan petemuan bersama Ketua KAN.
“Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan pertemuan bersama para Ketua KAN, Tokoh Adat se Kabupaten Solok ini. Kedepannya pada tahun 2023 kita akan anggarkan untuk melakukan pelatihan bertatacara mengadili semua masalah di nagari secara adat dan kita juga akan bekerja sama dengan Pengadilan Negeri Koto Baru, “ ungkap Bupati.
Selanjutnya, khabar gembira untuk para tokoh adat, dimana Balai-Balai Adat yang ada di Kabupaten Solok untuk anggaran tahun 2023 akan mndapatkan bantuan dari Pemkab Solok.
“Kita akan menganggaran Rp150 juta untuk setiap Balai-Balai Adat yang ada di Kabupaten Solok. Kemudian kita juga akan membuat sekretariat forum Ketua KAN di Kabupaten Solok ini guna untuk saling bermusyawarah antar Ketua KAN,” ingat bupati yang diakhir acara juga dilangsungkan dialog bersama. * B1N-Ys







