Warga Sayum Saba Minta Bupati Deliserdang Usut Tuntas Dugaan Perusakan Lingkungan oleh PT ‘Siluman’

Warga Sayum Saba Minta Bupati Deliserdang Usut Tuntas Dugaan Perusakan Lingkungan oleh PT 'Siluman'

Deliserdang-Beritasatunews.id | Warga masyarakat Desa Sayum Saba, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, semakin resah dengan aktivitas sebuah perusahaan yang mereka sebut sebagai PT “Siluman”.

Mereka mendesak Bupati Deliserdang, dr. Asari Tambunan M.Ked (PD), Sp.PD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan tersebut.

Pasalnya, PT “Siluman” ini diduga kuat telah melakukan perusakan lingkungan secara masif di wilayah Desa Sayum Saba.

Aktivitas pembelaan (penggalian dan perataan) perbukitan yang dilakukan perusahaan tersebut disinyalir telah menyebabkan kerusakan alam dan merugikan masyarakat sekitar.

Dampak dari aktivitas tersebut antara lain adalah terjadinya longsor yang menimpa lahan pertanian milik warga.

Pohon-pohon sawit dan berbagai tanaman lainnya tertimbun tanah longsor, menyebabkan kerugian materi yang signifikan bagi para petani.

Warga Sayum Saba Minta Bupati Deliserdang Usut Tuntas Dugaan Perusakan Lingkungan oleh PT 'Siluman'

Selain itu, proyek yang dikerjakan oleh PT “Siluman” ini juga tidak dilengkapi dengan plang pengumuman, sehingga menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai legalitas dan izin proyek tersebut.

Seorang warga Desa Sayum Saba yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa lahan miliknya telah tertimbun tanah longsor akibat proyek PT “Siluman” tersebut.

“Kerugian saya mencapai puluhan juta rupiah,” ujarnya dengan nada geram.

Ketika dikonfirmasi oleh wartawan, Kamis (19/2/2026) pelaksana proyek tersebut tidak bersedia memberikan keterangan yang jelas.

Ia hanya mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang pekerja yang menjalankan perintah dari atasannya.

Masyarakat Desa Sayum Saba berharap agar pemerintah Kabupaten Deliserdang segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan perusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT “Siluman” ini.

Mereka juga meminta agar perusahaan tersebut bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh warga akibat aktivitasnya. * B1N-Nardi