Karo  

Bupati Karo Lantik 42 Pejabat Administrator dan Pengawas

Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

Kabanjahe-Beritasatunews.id | Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, secara resmi melantik 42 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

Acara pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Karo, Rabu (12/11/2025), dihadiri oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Karo Nomor 800.1.3.3/046/BKPSDM/2025 tertanggal 11 November 2025, yang merujuk pada Surat Rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 25385/R-AK.02.03/SD/F.III/2025 tanggal 5 November 2025. Keputusan ini menegaskan pengangkatan dan mutasi pejabat administrator serta pejabat pengawas di Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Bupati Antonius Ginting menekankan pentingnya tanggung jawab dan dedikasi bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka untuk segera memahami tupoksi jabatan baru dan menjadi pemimpin yang proaktif.

“Saya berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera mempelajari dan memahami tupoksi jabatan baru dengan baik. Jangan menunggu perintah, tetapi jadilah pemimpin yang proaktif, yang dapat memberi contoh. Bangun kerja sama dan komunikasi yang baik dengan rekan kerja, bawahan maupun masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar setiap pejabat menunjukkan integritas dan loyalitas terhadap organisasi, bukan kepada individu. Jabatan harus digunakan sebagai ladang pengabdian, bukan sebagai kesempatan mencari keuntungan pribadi.

“Gunakan jabatan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sebagai kesempatan mencari keuntungan pribadi. Ingatlah bahwa jabatan itu sementara, tetapi tanggung jawab dan rekam jejak akan selalu dikenang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Antonius Ginting menyoroti tantangan pembangunan di Kabupaten Karo yang membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh perangkat daerah. Ia juga menekankan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari evaluasi kinerja berkelanjutan.

“Keberhasilan tidak akan tercapai tanpa kerja sama dan komunikasi yang baik. Pelantikan ini bukan hanya awal dari sebuah evaluasi kinerja, melainkan bagian dari penilaian berkelanjutan,” pungkasnya. * B1N-Jul