Solok-Beritasatunews.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok launching integrasi layanan kesehatan primer (ILP) tahun 2024, dengan menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas dan komprehensif. Giat ini diselenggarakan, Kamis (12/9/2024) di gedung Solok Nan Indah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Zulhendri mengatakan, penerapan ILP adalah dengan memperluas jaringan pelayanan mulai dari tingkat Puskesmas, kecamatan, nagari, dan sampai ke tingkat Posyandu pada setiap siklus kehidupan di masyarakat.
Pemkab Solok launching Integrasi Layanan Kesehatan ini bertujuan bagaimana mendidik masyarakat dengan menguatkan peran kader kesehatan, sebagaimana yang dilakukan di Kabupaten Solok.
Selain itu, mengintegrasikan kader kesehatan bersama dengan kader PKK di mana hal ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Solok.
Adapun paradigma pola pelayanan kesehatan telah berubah di mana dulunya fokus tujuan untuk mengobati orang-orang sakit tetapi sekarang kita fokus untuk menjaga agar orang-orang tetap sehat dan di Kabupaten Solok hal ini sudah diterapkan.
Di Kabupaten Solok senantiasa memberikan intervensi terbaik terhadap balita melalui 614 unit alat antropometri dari Kementerian Kesehatan dan Pemkab Solok manfaatkannya dengan baik.
Dalam penimbangan massal pun tim Dinkes Kabupaten Solok turun langsung ke lapangan mengedukasi kader kesehatan, terkait langkah yang tepat dalam pengukuran gizi balita bersama dengan Tim Penggerak PKK
Bupati Solok Epyardi Asda mengapresiasi adanya peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Solok.
Ia juga mengatakan di Kabupaten Solok memiliki 19 Puskesmas, 85 Puskesmas Pembantu, 628 Pusat Pelayanan Terpadu dengan 3.140 orang kader kesehatan yang menjadi ujung tombak meningkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Solok.
Sebelumnya, kata dia kualitas kesehatan Kabupaten Solok masih belum cukup baik, untuk itu melalui tekad yang kuat selama tiga tahun ke belakang kualitas kesehatan terus mengalami peningkatan secara signifikan dan hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya penghargaan serta pencapaian yang telah dicapai di bidang kesehatan.*B1N-Ys







