Medan  

HUT Ke-3 PJTSI, Nelly Simamora AMd SH: Jurnalis Harus Patuhi UU Pers

HUT Ke-3 PJTSI, Nelly Simamora AMd SH: Jurnalis Harus Patuhi UU Pers

Medan-Beritasatunews.id | Kegiatan Ulang Tahun (HUT) ke-3 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Jurnalis Team Sergap Indonesia (PJTSI) dirayakan di Kopi Kereta Api di Jalan Sena, Kota Medan, Selasa (31/12/2024). Organisasi ini didirikan oleh Nelly Simamora AMd, SH.

Ketua Panitia Dermawan Suriyanto, SE, MSc, Ak, dalam sambutannya saat membuka acara HUT ke-3 PJTSI menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan Persatuan Jurnalis Team Sergap Indonesia selama tiga tahun.

“Alhamdulillah, PJTSI masih terus berjalan dan berkembang. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, mengingat banyak media lain yang tidak dapat bertahan.

Semoga PJTSI terus eksis dan berkembang menjadi wadah yang kuat bagi para jurnalis di Sumatera Utara, mari kita terus menjaga integritas dan profesionalisme,” ujar Dermawan disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Selanjutnya, Pembina PJTSI, Drs. Bahrumsyah, M.Pd mengatakan, bahwa PJTSI telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, tahun pertama dan kedua telah dilalui dengan baik, dan kini PJTSI siap untuk terus berkembang.

Bahrumsyah juga menyampaikan apresiasinya kepada pendiri PJTSI, Nelly Simamora.

“Bu Nelly Simamora memang seorang wanita, tapi dedikasi dan komitmen membangun PJTSI sangat layak diapresiasi, dan PJTSI harus terus berjuang dengan visi dan misinya sebagai jurnalis independen,” ujarnya.

Kemudian, Ketua Umum (Ketum) DPP PJTSI, Nelly Simamora, AMd, SH, mengisahkan awal mula PJTSI didirikan termotivasi oleh keinginan untuk membantu rekan-rekan jurnalis, yang menghadapi berbagai hambatan dan tantangan.

Nelly Simamora menyatakan, bahwa organisasi tersebut bertujuan menciptakan wadah kerja sama harmonis antara pemerintahan, perusahaan, dan jurnalis, serta menyampaikan informasi akurat dan transparan kepada publik.

“Saya ingin menciptakan wadah yang mengayomi dan memberi kontribusi pada pemerintahan, perusahaan, dan jurnalis, untuk mencapai kerjasama yang harmonis. Sebagai jurnalis, kita bertujuan menyampaikan informasi kepada publik secara akurat dan transparan,” ungkap Nelly Simamora, yang juga alumni Poltekpar Medan.

Ketum PJTSI itu juga mengingatkan pentingnya jurnalis bekerja sesuai Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Untuk itu, menurut Nelly, pengembangan diri dan pemahaman bidang hukum sangat penting bagi jurnalis.

“Jurnalis harus bekerja berdasarkan undang-undang. Jurnalis harus memberikan informasi ke publik. Karya jurnalis jauh lebih mulia. Independensi jurnalis harus kita tegakkan,” bebernya.

Dalam waktu dekat ini, sebut Nelly, saya akan memasuki organisasi advokat, akan mendapatkan pelantikan. Begitu juga PJTSI sudah membuat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk ke depannya, supaya siapa pun masyarakat kecil layak mendapatkan bantuan hukum, dan publik layak mendapatkan informasi agar pemerintah tidak semena-mena.

Tetapi independensi sudah tergerus, seperti teraniaya, saya sudah merasakan itu dari awal, tapi motivasi dan prinsip saya jangan takut miskin, berjuanglah untuk kebenaran, jangan pernah takut untuk mengeluarkan sebuah karya jurnalistik, bahkan sekalipun diancam.

“Kita sebagai jurnalis diancam itu biasa, saya sudah sering menghadapinya. Jika saya harus mati dalam membuat karya jurnalis, saya sudah siap Tuhan,” tegas Nelly Simamora, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Acara dilanjut dengan pembagian santunan kepada anak-anak yatim, yang diberikan langsung oleh Ketum DPP PJTSI, Pembina, Ketua Panita, dan salah seorang jurnalis senior di Kota Medan Fakhrudin Pohan atau Kocu.

Acara HUT ke-3 PJTSI siang itu berlangsung dengan aman dan lancar, serta bernuansa semangat kekeluargaan. * B1N-Red