Tersembunyi di Balik Tumpukan Tanah, Bom Mortir Berhasil Dinetralisir Tim Gegana Brimob dan Polres Labuhanbatu

Tersembunyi di Balik Tumpukan Tanah, Bom Mortir Berhasil Dinetralisir Tim Gegana Brimob dan Polres Labuhanbatu

Labuhanbatu-Beritasatunews.id | Sebuah benda mencurigakan berupa amunisi jenis mortir ditemukan tersembunyi di antara tumpukan tanah yang akan diolah menjadi batu bata.

Temuan ini berpotensi membahayakan warga, namun berkat gerak cepat aparat, ancaman tersebut berhasil diredam dengan aman.

Kejadian bermula pada Minggu, 5 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, di Lingkungan Danau Balai A, Kecamatan Rantau Selatan.

Seorang pelajar bernama Fikrayansyah Hasibuan (18) menemukan benda logam tersebut saat sedang mencangkul tanah di halaman rumah milik Siti Aminah.

Menyadari benda itu berbahaya, warga segera melaporkannya kepada aparat.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera tiba di lokasi, disusul personel Polres Labuhanbatu yang langsung melakukan pengamanan ketat, memasang garis polisi, dan mengevakuasi warga dari area berbahaya.

Mengingat tingginya risiko, koordinasi lintas satuan pun segera dilakukan.

Senin (6/4/2026), Tim Penjinak Bahan Peledak (Jibom) Unit Komposit Gegana Sat Brimob Polda Sumatera Utara yang dipimpin IPDA Bambang Sudirmanto, S.H., diterjunkan untuk menangani kasus ini secara khusus.

Setelah dilakukan identifikasi, dipastikan benda yang tersembunyi di antara tumpukan tanah tersebut adalah bom mortir dengan panjang sekitar 42 cm dan diameter 8 cm.

Dengan penuh kehati-hatian dan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, tim berhasil mengamankan dan memindahkan munisi tersebut ke lokasi disposal atau tempat penghancuran yang telah ditentukan.

Proses penghancuran berlangsung tertib dan aman. Setelah melalui tahapan sterilisasi area dan pengarahan teknis, bom mortir tersebut akhirnya berhasil dinetralisir sehingga tidak lagi membahayakan keselamatan masyarakat.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergitas antara Polres Labuhanbatu dengan Sat Brimob Polda Sumatera Utara dalam merespons ancaman keamanan dengan cepat dan profesional.

Komandan Sat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menegaskan bahwa dalam setiap penugasan, khususnya yang berisiko tinggi, personel wajib mengutamakan keselamatan, kedisiplinan prosedur, dan profesionalisme.

Berawal dari temuan tak terduga, berakhir dengan keselamatan. Berkat kesiapsiagaan dan keberanian para penegak hukum, potensi bahaya berhasil dieliminasi sepenuhnya. * B1N-Rizal/R