Deliserdang-Beritasatunews.id | Fenomena tak biasa kembali menghebohkan warga di Kabupaten Deliserdang. Belum reda pembahasan kasus viral 1.300 ekor ayam yang habis dimangsa Biawak, kini muncul peristiwa yang tak kalah aneh: atap kandang ayam milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaba raib tanpa jejak. Kejadian misterius ini terjadi di Dusun II, Desa Jaba, Kecamatan Namorambe, Kecamatan Deliserdang, Sumatera Utara.
Hasil peninjauan tim media gabungan Namorambe di lokasi memperlihatkan pemandangan yang memprihatinkan. Kandang yang dulunya dibangun kokoh, luas, dan terawat baik itu, kini kondisinya nyaris hancur berantakan. Bagian atap yang terbuat dari seng dan asbes lenyap hampir seluruhnya, hanya menyisakan beberapa lembar saja yang tersisa.

Kondisi ini dinilai sangat merugikan karena bangunan tersebut merupakan aset milik desa yang dananya bersumber dari keuangan negara. Oleh sebab itu, kasus ini mendesak untuk diusut tuntas guna mengetahui apa sebenarnya penyebab hilangnya material bangunan tersebut.
Beredarnya isu di masyarakat menyebut atap tersebut seolah-olah “dimakan hantu”, namun pihak pengelola mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi.
Saat dikonfirmasi pada Senin (20/4/2026) pukul 13.30 WIB, Direktur BUMDes Jaba yang berinisial SO mengaku terkejut dan bingung.
“Saya sendiri tidak tahu menahu bagaimana proses hilangnya atap itu. Kami baru sadar kondisi ini terjadi mulai hari Jumat kemarin,” ungkapnya.
Untuk mengungkap kebenaran, pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Laporan resmi telah tercatat di Polsek Namorambe dengan nomor LP B/27/IV/2026/SPKT/Polsek Namorambe/Polresta Deliserdang/Polda Sumatera Utara, tertanggal 18 April 2026 pukul 17.01 WIB.
Kini publik menunggu hasil penyelidikan polisi, apakah benar ada unsur pencurian atau faktor lain yang menyebabkan aset berharga itu raib secara misterius. * B1N-Nardi







