Tapsel-Beritasatunews.id | Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) jadi tuan rumah dalam kegiatan Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana Alam, yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
Kegiatan latihan gabungan penanggulangan bencana alam melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah ini, dalam upaya untuk memperkuat sinergitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang digelar di Markas Komando (Mako) Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, yang berlokasi di Sirumbi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (4/6/2025).
Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) adalah Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin.
Latihan gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi berbagai bentuk bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. yang berpotensi terjadi di wilayah Tabagsel dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para perwakilan pejabat penting, di antaranya Perwakilan Dandim 0212/Tapsel, Perwakilan Kapolres Padangsidimpuan, Perwakilan Kapolres Tapsel, Perwakilan Danyon 123/Rajawali, Kepala BPBD Tapsel, Kepala BPBD Padang Lawas Utara (Paluta), Kepala BPBD Padangsidimpuan, dan Dinas Kesehatan Tapsel.
Brimob Polda Sumut yang jadi tuan rumah latihan gabungan penanggulangan bencana alam ini, juga melibatkan personel dari TNI, Polres Tapanuli Selatan, dan Polres Padangsidimpuan, serta unsur kesehatan dan penanggulangan bencana lainnya.
Kompol Zaenal Muhlisin dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam penanganan bencana alam yang sering kali datang secara tiba-tiba, dan membutuhkan respons cepat.
Dia juga mengapresiasi kehadiran dan partisipasi seluruh pihak dalam latihan ini, sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama demi melindungi masyarakat.
“Latihan ini bukan hanya simbolis, tetapi menjadi wahana strategis dalam menyatukan langkah, menyamakan prosedur, dan memperkuat respons kita terhadap bencana alam di wilayah Tabagsel,” ujar Kompol Zaenal.
Dengan terlaksananya latihan gabungan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat semakin solid dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat. * B1N-Rizal/R







