DPRD Batu Bara Tinjau Kondisi SD Negeri 015868 Desa Lalang yang Rusak

DPRD Batu Bara Tinjau Kondisi SD Negeri 015868 Desa Lalang yang Rusak

Batu Bara-Beritasatunews.id | Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara, Tengku Rodial, SH bersama jajaran Komisi 3 dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Ardat, melakukan kunjungan ke SD Negeri 015868 (SDN 22) yang terletak di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Selasa (26/8/2025).

Kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi sekolah yang dinilai sudah sangat memprihatinkan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan DPRD menyaksikan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas sekolah.

Di antaranya adalah kamar mandi yang roboh, jendela dan pintu yang rusak berat, plafon kelas yang bolong dan nyaris runtuh, serta teras sekolah yang sudah tidak layak pakai.

Sejumlah bagian atap sekolah juga tampak jebol, sementara tiang dan dinding banyak yang lapuk dan keropos, menimbulkan risiko besar bagi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Kondisi tersebut mendapatkan perhatian serius dari para anggota dewan.

Para guru dan mantan kepala sekolah yang turut hadir terlihat kebingungan saat dimintai penjelasan terkait kronologi dan laporan kerusakan oleh rombongan DPRD.

Mereka menyebutkan bahwa kerusakan telah berlangsung cukup lama, namun perbaikan belum kunjung dilakukan.

Meski dalam kondisi memprihatinkan, proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang kelas yang rawan ambruk.

Wakil Ketua DPRD Batu Bara, Tengku Rodial, SH mengungkapkan rasa keprihatinannya atas kondisi sekolah tersebut.

Dia menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan siswa harus menjadi prioritas, dan perbaikan fasilitas pendidikan harus segera dilakukan.

“Kondisi ini jelas membahayakan keselamatan anak-anak kita. Pendidikan adalah prioritas, maka fasilitas sekolah harus segera diperbaiki,” ujar Tengku Rodial tegas.

Lebih lanjut DPRD Batu Bara berkomitmen akan membawa temuan ini ke tingkat pemerintah daerah agar segera mendapatkan tindak lanjut, dan masuk dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Batu Bara.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak dan tidak layak pakai di wilayah Batu Bara.

Tujuannya agar seluruh pelajar dapat menempuh pendidikan dalam lingkungan yang aman, layak, dan mendukung proses belajar secara optimal. * B1N-Sudarno