Sedangkan tol seksi 2 Stabat-Tanjungpura sepanjang 26,7 kilometer, saat ini masih konstruksi. Penguasaan lahan 43,3%, konstruksi 50,3% diperkirakan pada Februari 2023 sudah siap operasi.
Begitu juga untuk ruas tol seksi 3 Tanjungpura-Pangkalanbrandan sepanjang 9 kilometer, penguasaan lahan 23,7%, konstruksi 9,4% diperkirakan siap operasi Februari 2023.
Ruas tol seksi 4 Pangkalanbrandan-Kuala Simpang (Aceh) sepanjang 44,2 km, penguasaan lahan 1,1%, konstruksi 0,0% dan diperkirakan operasi Februari 2024.
Sementara itu Syah Afandin di sela peresmian, mengucapkan terimakasih atas terbangunnya jalan tol. Sebab masyarakat Kabupaten Langkat turut mendapatkan kemanfaatannya.
Ondim sapaan akrab Plt Wabup Langkat meyakini, pembangunan transportasi akan meningkatkan ekonomi di banyak bidang.
Bahkan turut mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat untuk menyejahterakan masyarakat.
“Jalan tol ini turut mewujudkan visi misi Langkat pada peningkatan ekonomi masyarakat. Sesuai yang disebutkan presiden, ekonomi akan meningkat dari pemanfaatan jalan tol, termasuk pada pengembangan wisata,” urainya.
Ondim mengajak masyarakat Langkat khususnya, serta rakyat Indonesia umumnya, agar mendoakan kesehatan Presiden Jokowi dalam membangun bangsa ini. 
“Mari bersama kita doakan Pak Jokowi, sehat selalu, dalam lindungan Allah SWT serta mendapatkan taufik dan hidayah untuk memajukan Indonesia,” ajaknya.
Turut mendampingi presiden dalam kegiatan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Juga Anggota Komisi VI DPR RI Tommy Kurniawan, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Plt Bupati Langkat Syah Afandin, Kapolres Langkat AKBP Danu Totok Pamungkas, dan Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Wisnu Joko Syahputro. * B1N-Sfn







