Arosuka-Beritasatunews.id | Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Taklimul Qur’an Lil Aulat (TQA) Al Fathan, selama memasuki Khatam Qur’an ke-VI tahun 2025, Ahad pagi (22/6/2025) sudah melahirkan peserta Khatam sebanyak 153 Santri, serta 112 Hafiz (penghafal Al-Qur’an).
“Khatam Qur’an sudah masuk yang ke-VI, dan Wisuda Tahfizh baru yang ke-IV. Insyaallah ini selalu menjadi kalender kegiatan yang terus kita gelar tiap tahun bertepatan tahun pelajaran,” ujar Pembina Ustaz Muhammad Hafas, S.Pd.I, MM.
Artinya selama aktifnya Lembaga Pendidikan Al Fathan di tahun 2019, sudah memulai melahirkan Khatam Qur’an dengan Santri 31 orang.
Baca Juga : Santri Khatam Qur’an dan Tahfizh Al Fathan Semarakkan Pusat Arosuka
Pada 2020 saat pandemi Covid-19 melanda, kegiatan ditiadakan, kemudian baru berlanjut pada 2021 khatam ke-II sebanyak 19 Santri. Di 2022 (khatam III) meningkat peserta menjadi 33 orang.
Pengembangan
Beranjak tahun 2022 merasa pentingnya program Tahfizh untuk dikembangkan, maka Al Fathan berbarengan, mulai pula melaksanakan wisuda Tahfizh Pertama sebanyak 17 orang. Ini bersamaan dengan agenda Khatam Quran ke III.
Menyusul 2023 Wisuda Tahfizh Ke-II berjumlah 27 Hafiz-hafizah, 2024 (ke-III) sebanyak 31 orang, dan ke-IV ini (tahun 2025) menelurkan 37 Hafiz/Hafizah yang bersamaan kegiatan Khatam ke-VI 2025.
Kembali cerita Khatam Qur’an ke-IV 2023 diikuti 21 orang, yang ke-V (tahun 2024) sebanyak 23 orang, dan Khatam Qur’an ke-VI pada Ahad pagi kemarin diikuti 26 orang.
Pelepasan arak-arakan pawai Khatam dan peserta Tahfizh start di depan TPQ TQA Al Fathan gang masuk Vila Garden Arosuka, yang dilepas Walinagari Batang Barus, Kecamatan Gunungtalang, Banta Bransah, A.Ma didampingi BPN Budi Marta, Pengurus Musala Al Fathan Randi, M.Pd.
Di hadapan ratusan Santri, Majelis Guru, orangtua dan para tokoh masyarakat, bergeraklah pawai mengitari Arosuka, yang juga pusat dari Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Solok.
Iringan tersebut dimeriahkan personel Drumband Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Gunungtalang.
Kemudian di area panggung kehormatan, prosesi acara Khatam dan Tahfizh, dihadiri perwakilan Pemkab Solok oleh Staf Ahli drg. Indra Yones, Staf Kesra Sapardi, Kemenag Solok diwakili Kasi PD Pontren Bustamar, S.Ag, Ketua Majelis Ulama Nagari (MUN) Ustaz Rudi Kalces, S.Pd.I, staf KUA, dan Kapolsek Gunungtalang AKP Edi Surya Darman, S.Sos, dan anggota Babin Kantibmas Brigpol Dori, serta lainnya.
Dijelaskan Ustaz Hafas, santri yang melaksanakan Khatam Qur’an mereka belajar sungguh-sungguh dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).
“Kecenderungan anak selesai khatam, mindset mereka tamat mengaji. Padahal banyak ilmu dalam Al-Qur’an yang mesti dipelajari. Rata-rata tamat SD malas melanjutkan mengaji, lalu kita membuka yang namanya Taklimul Qur’an Lil Aulad (TQA)–tingkatan TPQ sederajat anak SMP dan SMA,” ungkapnya.
Justru, di sinilah para santri Hafiz dan Hafizah bertambah hafalannya, yakni hafal 1 juz, 2 juz, sampai 6 juz, bahkan bisa lebih. * B1N-Ys







