HM Faisal MPd Ketum PKKS Pekanbaru Dipercayakan Suksesi Pilkada Kabupaten Solok JFP-Chandra

HM Faisal MPd Ketum PKKS Pekanbaru Dipercayakan Suksesi Pilkada Kabupaten Solok JFP-Chandra

Kabupaten Solok-Beritasatunews.id | Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) Provinsi Riau HM Faisal, MPd asal Cupak bersama pengurus, telah bersepakat menentukan pilihannya kepada pasangan yang lebih pantas dan tepat.

Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) di Pekanbaru sangat solid sekali. Animo dan kepedulian rang rantau terhadap perkembangan kampung pun sangat tinggi pula.

Termasuk dalam percaturan suksesi Pilkada yang diambang waktu, dengan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah secara serentak 27 November ini, niscaya tanggungjawab moral bagi rantau buat merekomendasikan siapa yang akan jadi bupati.

Suasana kekondusifan kepemimpinan saat ini, juga berimbas membuat ‘kuping merah’ perantauan asal Solok. Kalau semasa Gamawan, dominan nama kampung menjadi referensi daerah Bareh Tanamo dengan familiarnya kepemimpinan dan bijaknya dalam berpemerintahan.

Namun dalam konteks kekinian semasa pemerintrahan masih berlangsung, baru tiga bulan saja perahu retak nyaris karam, telah dilayarkan antara Bupati Epyardi Asda versus Jon Firman Pandu.

“Lebih banyak viral heboh dan gaduhnya ketimbang inovasi pembangunan yang mereka perbuat,” sesal Herman perantauan asal Alahanpanjang di Pekanbaru.

Mencermati demikian, Ketua Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) Provinsi Riau HM Faisal, M.Pd asal Cupak bersama pengurus telah bersepakat menentukan kepada pasangan yang lebih pantas dan tepat.

“Proses duduk bersama ini telah sering kami lalui dengan musyawarah yang dipenuhi dinamika argument nan tinggi. Bahkan hingga memyebut mana yang lebih banyak manfaat dan lebih sedikit mudharatnya. Dan ini tidak terkecuali cara berkomunikasi, serta menghargai dan melibatkan perantau,” timpalnya.

Dalam bincang bersama pengurus PKKS dengan wartawan Solok, Kamis Malam (14/11/2024) di Panam Pekanbaru, Ketua PKKS HM Faisal MPd juga didampingi Wakil Ketua PKKS AND Pandeka, MD yang juga Ketua Ikatan Keluarga Lembah Gumanti (IKLG), Sekretaris PKKS Fedriyal, S.Si yang juga Ketua Ikatan Keluarga Talang Sungaijaniah (Iktas), dan anggota PKKS lain seperti IKA Salimpek hadir Waka Zamra Elfa ‘Aciak”, Ketua Persatuan Keluarga Paninggahan (PKP) Edianto, SM, dan turut berhadir Ikatan Mahasiswa Solok Raya (Imasol), dan Ikatan Mahasiswa Minangkabau (Imamika) Provinsi Riau.

Dari pantauan perantau maupun saat pulang kampung dari tinjauan berbagai aspek, apalagi dengan pesatnya perkembangan media informasi, niscaya jejak digital untuk Kabupaten Solok, lebih banyak terumbar ke publik yang jelek-jeleknya.

Akhirnya mereka berkesimpulan untuk berkonstribusi menyelamatkan kampung, berharap pemimpin ke depan mampu dan bisa ke arah yang lebih baik. Dan lebih dari itu bersinergi serta berkomunikasi yang bagus bersama perantau.

“Sedih kita, sampai-sampai ada pemimpin kita yang menyebut ke kami, bahwa ia tak butuh perantau. Kami memang tidak di kampung, akan tetapi kami turut berkonstribusi untuk pembangunan nagari kami. Kami mencari uang di daerah orang, dapat rezeki kami kirim pulang. Beda dengan pemerintah menggunakan APBD, tapi kami pakai uang keringat kami sendiri, membangun nagari,” sindir sesal Budi asal Sulik Aia ini.

Hebatnya dalam wadah PKKS ini, ketika pertemuan, ‘raso saciok bak ayam, sadanciang bak basi, duduak basamo balapang-lapang duduk surang basampik-sampik’ inti artinya kalau bersama terwujud musyawarah dan kesepakatan, dan bukan superman hebat sendiri,” papar Datuak Pandeka Danau Ketua Ikatan Keluarga Lembah Gumanti (IKLG) Kota Pekanbaru.

HM Faisal selaku Ketua PKKS dalam bincangnya menyebut bahwa dalam pesta demokrasi ia bersama kawan-kawan juga punya jagoan masing-masing.

“Saya juga ketua tim sukses calon gubernur disini. Tapi dalam perkumpulan dan persatuan kami terbilang akur dan menghargai perbedaan berpendapat. Kami tidak menghujat apalagi sampai ribut berkelahi tidak bertegur sapa soal Pilkada ini. Namun, melihat perkembangan Kabupaten Solok serta eskalasi politik, kami membulatkan tekad, bulek aia ka pambuluh bulek kato ka mufakat, untuk kali ini dipercayakan kepada Jon Pandu dan Chandra. Kami akan pulang dan akan bikin komitmen dengannya,” tegasnya.

Dijelaskan HM Faisal yang juga pemilik yayasan sekolah dan pengusaha sukses ini, bahwa warga Kabupaten Solok di Kota Pekanbaru sekitar 2.600 KK. Selain Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok juga dibawahnya ada persatuan antar nagari, seperti IKLG, Iktas, PKP, Perwata, SAS dan seterusnya. * B1N-Ys