Warga Telantar Diperantauan, Berkat BAZNAS Kabupaten Solok Dipulangkan ke Rantauprapat

Warga Telantar Diperantauan, Berkat BAZNAS Kabupaten Solok Dipulangkan ke Rantauprapat

Kabupaten Solok- Beritasatunews.id | Satu keluarga sebanyak lima (5) orang warga mengaku berasal dari Rantauprapat, Sumatera Utara (Sumut) yang telantar di Solok, akhirnya melalui kebijakan BAZNAS Kabupaten Solok dipulangkan kembali ke kampung halamannya.

Dari penuturan M.Yusuf kepala keluarga didampingi istri, serta anak, menantu, dan cucunya di Kantor BAZNAS Kabupaten Solok pada, Rabu, (29/4/2026) seperti dikutip website laman resmi BAZNAS setempat, bahwa keluarganya terdampar berkat rayuan calo, yang diimingi bekerja di perkebunan sawit di Solok Selatan, Sangir.

Menurutnya, calo yang mendatanginya dengan bujuk rayu bertutur kata manis memikat hati. Bagaikan malaikat pemberi rezeki membayangkan kerja di perkebunan tersebut mendapatkan gaji lumayan. Artinya bakal relatif lebih untuk memperbaiki ekonomi keluarganya.

Dengan buaian bujuk rayu, akhirnya Yusuf dan keluarga jadi tergoda.

Sebelum berangkat Yusuf dimintai sejumlah uang sebagai administrasi dan jaminan, yang harus dibayarkan. Singkat cerita ia menyanggupi.

“Saya bayar seperti syarat yang ia minta. Walau bersusah payah mengumpulkan uang tersebut, karena kami berlima”, terangnya.

Apa dinyana, sudah tiga bulan kerja di Sangir mereka jadi telantar.

“Kami tidak digaji, pemilik kebun pun mengaku sudah membayar upah ke calo dimaksud,” urainya.

Singkat cerita, karena nasib tidak berkejelasan, Yusuf bersama keluarganya hengkang dari perkebunan tersebut menyusuri ruas jalan Lintas dari Sangir, Padang Aro, ke arah Solok.

Sepanjang perjalanan mobil truk bak terbuka mau menumpangkannya. Namun sesampai di Gaduang Surian, Kecamatan Pantai Cermin, ia menetap dan bekerja serabutan di beberapa rumah warga setempat.

Berhari berminggu pula mereka di sana, akhirnya Muzardi seorang warga setempat mengabarkan ke BAZNAS ada orang telantar.

“Tolong bantu naikkan ke mobil suruh ke BAZNAS,” ujar Sekretariat BAZNAS Kotobaru Kabupaten Solok.

Dari Nagari Surian mereka dibekali nasi bungkus oleh warga dan sesampai di BAZNAS mereka difasiltasi.

Kebijakan BAZNAS mereka diberi transportasi, diantar langsung ke travel menuju Pekanbaru dan melalui jasa sopir dinaikkan menuju travel yang jurusan ke kampung halamannya.

Harapan, kiranya kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, serta memastikan informasi yang diterima dapat dipertanggungjawabkan.

Sayang… Yusuf bersama keluarganya ini orang-orang kecil nan lugu, tidak punya telepon pintar era digital, sehingga apakah mereka sudah selamat sampai alamat?.

Itulah buta pengkabarannya. Semoga dengan berita beserta foto yang diekspos ini netizen bisa mengabari, terimakasih. * B1N-ILY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *